Susi Minta Amerika Jadikan "IUU Fishing" sebagai Kejahatan Trans-nasional

Kompas.com - 30/11/2015, 13:38 WIB
Mentri KKP Susi Pudjiastuti KOMPAS.com/SRI LESTARIMentri KKP Susi Pudjiastuti
|
EditorErlangga Djumena
JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) Susi Pudjiastuti menegaskan, illegal, unregulated, and unreported (IUU) fishing sudah menjadi masalah internasional. Pemberantasan aksi IUU fishing seharusnya tidak hanya dilakukan oleh satu-dua negara, melainkan seluruh dunia.

“Kami ingin seluruh negara-negara di dunia, khususnya United States memasukkan IUU fishing ini menjadi trans-nasional crime,” kata Susi dalam Lokakarya Internasional dalam Rangka Perlindungan HAM pada Usaha Perikanan Tangkap, Jakarta, Senin (30/11/2015).

Susi mengatakan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ingin membuat sejarah baru. Bisnis di sektor perikanan harus menerapkan secara konsisten hak azasi manusia (HAM).

“Kami ingin perlindungan HAM di bisnis ini, sesuai dengan standar internasional,” harap Susi.

Susi berharap, lokakarya yang digelar itu dapat menghasilkan satu deklarasi dalam hal perlindungan HAM dan bisnis perikanan. Standar ini nantinya akan menjadi acuan berbagai negara di dunia.

“Perusahaan yang tidak mengikuti standar itu, kami tidak akan memberikan SIPI dan SIKPI-nya,” lanjut dia.

Sebagaimana diketahui, pemerintah Indonesia dalam setahun terakhir gencar memberantas aksi IUU fishing.

Setidaknya ada dua regulasi yang menjadi senjata Susi dan kementeriannya, yaitu Peraturan Menteri KP Nomor 56 tahun 2014 tentang moratorium kapal, serta Peraturan Menteri KP Nomor 57 tahun 2014 tentang pelarangan transhipment.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X