Kompas.com - 02/12/2015, 13:03 WIB
Mentri ESDM Sudirman Said KOMPAS.com/SRI LESTARI Mentri ESDM Sudirman Said
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorErlangga Djumena
JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menganggap isu Freeport sudah telanjur manjadi isu yang melampaui batas-batas teknis pembahasannya.

Saking kelewat batas, kata dia, isu Freeport "digoreng" sedemikian rupa olah media, bahkan dipolitisasi oleh pihak-pihak tertentu. (Baca: Novanto dan Sudirman Hanya Riak di Permukaan Freeport)

"Sudah jadi isu yang semuanya 'digoreng' dan dipolitisir," ujar Sudirman saat rapat dengan Komisi VII DPR RI di Jakarta, Selasa (1/12/2015).

Menurut Sudirman, dirinya juga dituding seolah-oleh menyelundupkan persetujuan perpanjangan kontrak perusahaan tambang dalam paket deregulasi ekonomi. Padahal, Sudirman mengatakan, dirinya dan Kementerian ESDM hanya ingin memberikan stimulus di sektor tambang sebagai upaya menggenjot ekonomi sesuai tujuan paket kebijakan. (Baca: Sudirman Said Pernah Janjikan Ubah UU demi Freeport?)

"Proposal disampaikan dalam sidang kabinet, dibahas dalam rapat menko dan internal ESDM. Jadi kalau ada yang katakan penyelundupan, itu kebohongan publik. Notulennya ada," kata mantan Direktur Utama Pindad itu.

Baca juga: Freeport dan Tabiat "Safari" Perusahaan Tambang Asing

Kompas TV Kisruh Freeport, Rizal Ramli: Anggap Saja Sinetron Antar Geng

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X