Tahun Depan, Kredit Konsumen BNI Masih Fokus ke KPR

Kompas.com - 02/12/2015, 17:17 WIB
Nasabah bertransaksi di Bank BNI Kebon Sirih, Jakarta. KOMPAS/HERU SRI KUMORONasabah bertransaksi di Bank BNI Kebon Sirih, Jakarta.
|
EditorErlangga Djumena
JAKARTA, KOMPAS.com - Di tengah kondisi perekonomian yang tidak terlalu menguntungkan, manajemen PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk mengaku masih mampu menunjukkan kinerja yang baik dalam sektor kredit konsumen. Diharapkan, pertumbuhan kredit konsumen dapat meningkat di tahun 2016 mendatang.

Direktur Konsumer dan Ritel BNI Anggoro Eko Cahyo menuturkan, sebagian besar kredit konsumen perseroan masih terfokus di kredit pemilikan rumah (KPR). Adapun sisanya adalah berupa kartu kredit dan pinjaman pribadi atau personal loan.

"Tahun ini pertumbuhan kredit konsumen 7 sampai 8 persen. Tahun depan 16 sampai 18 persen, karena tahun ini memang tidak mudah," kata Anggoro di Jakarta, Rabu (2/12/2015).

Anggoro memaparkan, 60 persen penyaluran kredit konsumen perseoran merupakan KPR. Adapun porsi penyaluran kredit konsumen berupa kartu kredit mencapai Rp 9,7 triliun. Hingga bulan September 2015, perseroan telah menyalurkan kredit senilai Rp 307,12 triliun atau naik 14,6 persen year on year dari Rp 267,94 triliun.

Penyaluran kredit perseroan masih besar pada segmen korporasi dan BUMN, yaitu 45 persen.

Adapun porsi segmen lainnya adalah 30 persen hingga 32 persen pada menengah dan kecil, sekitar 17 persen pada konsumer. Adapun sisanya untuk anak perusahaan serta cabang luar negeri.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.