Dirut Freeport Mengaku Asyik Dengarkan "Celotehan" Setya Novanto

Kompas.com - 03/12/2015, 15:49 WIB
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin, didampingi sejumlah stafnya saat berkunjung ke Redaksi Kompas, Jakarta, Senin (16/2/2015). Dalam kunjungan tersebut Freeport mensosialisasikan rencana pembangunan fasilitas pengolahan barang tambang (smelter). KOMPAS/TOTOK WIJAYANTOPresiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin, didampingi sejumlah stafnya saat berkunjung ke Redaksi Kompas, Jakarta, Senin (16/2/2015). Dalam kunjungan tersebut Freeport mensosialisasikan rencana pembangunan fasilitas pengolahan barang tambang (smelter).
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko
JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin mengaku sempat asik mendengarkan pembicaraan Ketua DPR RI Setya Novanto dan Riza Chalid dalam pertemuan ketiga pada 8 Juni 2015.

"Menjelang pertengahan sampai akhir saya mendengar saja, asik sekali. Apa sih pembicaraan ini," ujar Maroef saat memberikan keterangan oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) di Ruang Sidang MKD, Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (3/12/2015).

Dia juga sempat bingung lantaran pertemuan itu membicarakan banyak hal. Selanjutnya mulai mengarah kepada permintaan jatah saham dan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

Dari transkrip rekaman lengkap pertemuan 8 Juni 2015, jelas bahwa pembicaraan sudah melebar.

Misalnya, Setya Novanto sempat berbicara tentang pribadi Presiden Jokowi yang koppig (kopeh, bahasa belanda) yang artinya keras kepala.

"Kadang-kadang dia (Presiden) kalau egonya ketinggian, ngerusak Pak. Ngono Pak. Makanya pengalaman-pengalaman saya sama dia, begitu dia makin dihantam makin kenceng dia. Nekat Pak. Waah," kata Novanto.

Kemudian, Riza Chalid juga sempat membahas sikap keras kepala Presiden. Bahkan, Riza mengatakan, Presiden Jokowi sempat dimarahi oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri lantaran menolak pengangkatan Budi Gunawan sebagai Kapolri saat itu.

"Di Solo ada, ada Surya Paloh, ada si Pak Wiranto pokoknya koalisi mereka. Dimaki-maki Pak, Jokowi itu sama Megawati di Solo. Dia tolak BG. Gila itu, saraf itu. Padahal, ini orang baik kekuatannya apa, kok sampai seleher melawan Megawati," ucap Riza.

Selain itu, Setya Novanto dan Riza juga sempat membicarakan kekisruhan di PSSI, pembagian saham, bicara pertemuan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan dengan Bos Freeport Mcmoran James Moffet, dan lain-lain.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mandiri Investment Forum Kembali Digelar, Ribuan Investor dengan Total Aset 4 Triliun Dollar AS Bakal Hadir

Mandiri Investment Forum Kembali Digelar, Ribuan Investor dengan Total Aset 4 Triliun Dollar AS Bakal Hadir

Whats New
Haus Targetkan Tambah 338 Gerai Sepanjang 2022

Haus Targetkan Tambah 338 Gerai Sepanjang 2022

Whats New
Bos KB Bukopin Buka-bukaan soal 1.400 Karyawannya Mengundurkan Diri

Bos KB Bukopin Buka-bukaan soal 1.400 Karyawannya Mengundurkan Diri

Whats New
Bisnis Makanan hingga Pakaian Punya Prospek Cerah Tahun Ini

Bisnis Makanan hingga Pakaian Punya Prospek Cerah Tahun Ini

Whats New
Viral Video Kerumunan di Mall Of Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen

Viral Video Kerumunan di Mall Of Indonesia, Ini Penjelasan Manajemen

Whats New
Cara Klaim Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan

Cara Klaim Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan

Whats New
Minat Kembangkan Usaha? IdeaCloud Kembali Gelar IC Incubator

Minat Kembangkan Usaha? IdeaCloud Kembali Gelar IC Incubator

Whats New
LMAN: Realisasi Pendanaan Lahan PSN 2021 Rp 22,86 Triliun, Tertinggi Sejak 2016

LMAN: Realisasi Pendanaan Lahan PSN 2021 Rp 22,86 Triliun, Tertinggi Sejak 2016

Whats New
Akhirnya, Indonesia Ambil Alih Ruang Udara Natuna dari Singapura

Akhirnya, Indonesia Ambil Alih Ruang Udara Natuna dari Singapura

Whats New
Waspadai Skema Ponzi, OJK Larang Rekening Bank Tampung Dana Kegiatan Melanggar Hukum

Waspadai Skema Ponzi, OJK Larang Rekening Bank Tampung Dana Kegiatan Melanggar Hukum

Whats New
Babak Baru Kerja Sama RI-Singapura, Salah Satunya Sepakati Perjanjian Ekstradisi Buronan

Babak Baru Kerja Sama RI-Singapura, Salah Satunya Sepakati Perjanjian Ekstradisi Buronan

Whats New
Mirae Asset Sekuritas Indonesia Buka Investment House di Jakarta

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Buka Investment House di Jakarta

Rilis
Pada 2021, Bisnis Minuman Haus! Raup Pendapatan Rp 250 Miliar

Pada 2021, Bisnis Minuman Haus! Raup Pendapatan Rp 250 Miliar

Rilis
IHSG Ditutup Melemah 1,3 Persen, Bagaimana dengan Rupiah?

IHSG Ditutup Melemah 1,3 Persen, Bagaimana dengan Rupiah?

Whats New
Wamenkeu: Perbankan Bakal Lebih Selektif, Hanya Berikan Kredit buat Ekonomi Hijau

Wamenkeu: Perbankan Bakal Lebih Selektif, Hanya Berikan Kredit buat Ekonomi Hijau

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.