Amankan Penerimaan, Ditjen Pajak Jemput Bola

Kompas.com - 04/12/2015, 14:04 WIB
Ilustrasi KONTAN/CAROLUS AGUS WALUYOIlustrasi
EditorBambang Priyo Jatmiko
JAKARTA, KOMPAS.com - Tugas berat disandang Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pajak (DJP) Ken Dwijugiasteadi untuk mengamankan penerimaan negara sampai akhir tahun 2015.

Dengan realisasi penerimaan pajak yang masih minim, yakni hanya 64 persen dari target, Ken ditargetkan bisa mendongkrak perolehan pajak sehingga kekurangan penerimaan atau shortfall pajak tidak terlalu lebar.

"Tugasnya mengamankan APBN 2015, mengecilkan shortfall dan defisit," kata Menteri Keuangan Bambang Brojonegoro, Kamis (4/12/2015).

Ken pun mengatakan, dia akan berupaya keras memaksimalkan penerimaan negara di sisa waktu kurang dari sebulan ini.

Apalagi, mandat dari Menteri Keuangan adalah tetap berpatokan pada target penerimaan di kisaran 85 persen-87 persen.

"Insya Allah bisa," ujar Ken, Kamis (4/12). Untuk mengejar target itu, Ken akan memaksimalkan sistem jemput bola.

Untuk itu pihaknya akan secara aktif menyambangi para wajib pajak yang belum atau kurang memenuhi kewajiban pembayaran pajak.

Tanpa menyebut nama, dengan mekanisme itu, Ken bilang mendapat satu WP yang membayar hingga Rp 11,47 triliun.

Dia menghitung, dalam waktu 20 hari, potensi penerimaan pajak yang bisa dikantongi mencapai lebih dari Rp 229 triliun.

Dengan hanya mengandalkan langkah jemput bola, dari total penerimaan pajak per 27 November 2015 sebesar Rp 806 triliun atau 64 persen, Ken yakin target 85 persen bisa diraih.

Sebab sedikitnya ada tambahan penerimaan pajak Rp 100 triliun-Rp 200 triliun hingga akhir tahun ini. (Amailia Putri Hasniawati)



Sumber KONTAN
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X