BNP2TKI: Bank Sinarmas dan Maybank Siap Salurkan Kredit untuk TKI

Kompas.com - 05/12/2015, 18:52 WIB
Sebanyak 450 warga negara Indonesia overstay (WNI-O) dan tenaga kerja Indonesia bermasalah (TKI-B) tiba kembali di Tanah Air, Rabu (11/11/2015). Kepulangan mereka termasuk dalam program Indonesia Memanggil yang dicanangkan Presiden Joko Widodo dengan seluruh biaya ditanggung pemerintah. BNP2TKISebanyak 450 warga negara Indonesia overstay (WNI-O) dan tenaga kerja Indonesia bermasalah (TKI-B) tiba kembali di Tanah Air, Rabu (11/11/2015). Kepulangan mereka termasuk dalam program Indonesia Memanggil yang dicanangkan Presiden Joko Widodo dengan seluruh biaya ditanggung pemerintah.
EditorLatief
JAKARTA, KOMPAS.com - Pada isi memorandum of understanding (MoU) antara kuasa pemegang anggaran subsidi bunga kredit untuk rakyat (KUR) dengan bank pelaksana KUR yang ditandatangani di kantor Kementerian Koperasi dan UKM, telah ditetapkan Bank Sinarmas dan Maybank sebagai penyalur KUR TKI.

Braman Setyo sebagai kuasa pengguna anggaran KUR dan sebagai Deputi Bidang Pengembangan dan Restrukturisasi Usaha di Kementerian Koperasi dan UKM pun berharap adanya sinergi dari kalangan perbankan yang selama ini membantu pembiayaan TKI.

Terkait penyaluran KUR TKI itu, Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid mengatakan bahwa Bank Sinarmas dan Maybank tersebut kuat di kantong-kantong TKI.

"Maybank kuat di Malaysia dan Brunei Darusalam, sedangkan Sinarmas jaringannya kuat di Taiwan dan Hongkong," tutur Nusron, Jumat (4/12/2015).

Nusron mengatakan, sebagai bank yang kuat di Taiwan, Sinarmas diajak untuk membantu pembiayaan TKI di wilayah itu. Alasannya, hingga saat ini belum ada perbankan di Indonesia dapat menembus negara itu.

"Sedangkan Maybank kuat di Malaysia dan Brunei. Bank-bank lainnya (BUMN) sampai saat ini belum ada yang berminat membiayai TKI yang penempatannya di Malaysia," ujarnya.

Nusron menambahkan, bank BUMN sebenarnya sudah ditawari untuk menyalurkan KUR TKI. Namun, mereka cenderung memilih pasar-pasar yang lebih mudah ditembus, misalnya Jepang, Korea dan Singapura.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Karena itu kita cari networking di sana. Kita lihat dalam perkembangannya ke depan semoga bank-bank swasta dan BUMN ini dapat menjadi pionir penyaluran KUR TKI," katanya.

Tahun ini KUR TKI dialokasikan sebesar Rp 1 triliun. Namun, kedua bank tersebut menyatakan hanya sanggup menyalurkan pada plafon masing-masing sebesar Rp 100 miliar sampai akhir tahun nanti. Pemerintah sendiri menyediakan subsidi bunga KUR, termasuk imbal jasa pinjaman, khusus untuk TKI pada 2015 ini sebesar 12 persen.



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X