Kompas.com - 07/12/2015, 11:19 WIB
EditorErlangga Djumena
JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus menagih kewajiban divestasi 10,64 persen saham PT Freeport Indonesia. Sebab, sejak 14 Oktober 2015 lalu hingga saat ini, manajemen Freeport masih membandel dan tak beritikad baik menawarkan divestasi saham. (baca:  14 Januari 2016 "Deadline" Freeport Tawarkan Divestasi)

Untuk itu, Kementerian ESDM akan menunggu sampai 14 Januari 2015 atau 90 hari masa penawaran divestasi saham.  Jika Freeport belum juga memberikan penawaran divestasi pada 14 Januari 2016, pemerintah masih memiliki waktu 60 hari untuk membuat keputusan.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM  Bambang Gatot Ariyono mengungkapkan, pihaknya masih menunggu penawaran divestasi saham Freeport.

Pemerintah sudah melayangkan surat peringatan pertama pada November 2015.  Sementara surat peringatan kedua akan dilayangkan ke manajemen Freeport dalam waktu dekat. (baca: Pemerintah Siapkan "Jeweran" Kedua bagi Freeport )

Bila nanti pada surat peringatan kedua, manajemen Freeport masih bersikap cuek, pemerintah akan mengirim peringat ketiga. Selanjutnya pemerintah mengancam memberikan sikap tegas kepada Freeport. baca: Ini Alternatif Kompromi jika Pemerintah Tak Berani Putus Freeport)

"PP No 77/2014 itu sudah mengaturnya," tandas Gatot kepada Kontan, Minggu (6/12/2015).

Seperti diketahui, PP No 77/2014 berisi tentang pelaksanaan kegiatan usaha pertambangan mineral dan batubara. Termasuk soal mekanisme divestasi saham.

Meskipun ada ancaman dari pemerintah, tetap tak mempengaruhi sikap PT Freeport Indonesia. Juru Bicara Freeport Indonesia, Riza Pratama mengatakan hingga kini manajemen PT Freeport Indonesia masih menunggu mekanisme hukum dari Kementerian ESDM. Riza menegaskan PT Freeport berjanji berkomitmen melakukan divestasi saham.

"Kami masih berkomitmen melakukan divestasi dan menunggu mekanisme hukum," tandasnya kepada Kontan, Minggu (6/12/2015) tanpa memerinci kapan waktu divestasi akan dilaksanakan.

Sementara Direktur Centre for Indonesian Resources Strategic Studies (Ciruss) Budi Santoso menyatakan, pemerintah memang sudah seharusnya memberikan sikap tegas kepada Freeport Indonesia jika perusahaan ini tidak memenuhi kewajiban divestasi 10,64 persen saham kepada pemerintah Indonesia.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber KONTAN
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) Bisa Lebih dari Rp 54 Juta Setahun

Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) Bisa Lebih dari Rp 54 Juta Setahun

Whats New
Hari Ini Tarif Ojol Naik, Simak Besarannya

Hari Ini Tarif Ojol Naik, Simak Besarannya

Whats New
Maksimalkan Bandara Soekarno Hatta untuk Mengurangi Mahalnya Tiket Pesawat

Maksimalkan Bandara Soekarno Hatta untuk Mengurangi Mahalnya Tiket Pesawat

Whats New
Stakeholder Adalah: Definisi, Jenis, Peran, Fungsi, dan Contohnya

Stakeholder Adalah: Definisi, Jenis, Peran, Fungsi, dan Contohnya

Earn Smart
Cara Bayar Iuran BPJS Kesehatan lewat HP dengan Mudah

Cara Bayar Iuran BPJS Kesehatan lewat HP dengan Mudah

Spend Smart
Majukan Pangan Indonesia, ID Food Lakukan Sejumlah Langkah Transformasi Lanjutan

Majukan Pangan Indonesia, ID Food Lakukan Sejumlah Langkah Transformasi Lanjutan

Rilis
Komisaris: Pengertian, Peran, Tugas, Tanggung Jawab, dan Gajinya

Komisaris: Pengertian, Peran, Tugas, Tanggung Jawab, dan Gajinya

Whats New
Cara Transfer Pulsa XL ke Sesama XL dan Axis dengan Mudah

Cara Transfer Pulsa XL ke Sesama XL dan Axis dengan Mudah

Spend Smart
Ada Pameran Arsip dan Mobil Kepresidenan di Sarinah, Erick Thohir: Momen Milenial Kenali Sejarah RI

Ada Pameran Arsip dan Mobil Kepresidenan di Sarinah, Erick Thohir: Momen Milenial Kenali Sejarah RI

Whats New
Perkuat Ekosistem 'Cashless', BNI Gandeng Indomaret

Perkuat Ekosistem "Cashless", BNI Gandeng Indomaret

Whats New
Syarat dan Cara Transfer Pulsa Indosat Terbaru 2022

Syarat dan Cara Transfer Pulsa Indosat Terbaru 2022

Spend Smart
Ada Aturan PSE , Pemerintah Didorong Percepat Pembahasan RUU Perlindungan Data Pribadi

Ada Aturan PSE , Pemerintah Didorong Percepat Pembahasan RUU Perlindungan Data Pribadi

Whats New
Harga Gandum Meningkat, Komisi IV Dukung Kementan Perluas Substitusi Pangan Lokal dengan Sorgum

Harga Gandum Meningkat, Komisi IV Dukung Kementan Perluas Substitusi Pangan Lokal dengan Sorgum

Whats New
Mengenal Perusahaan Outsourcing, Penyedia Jasa yang Kerap Dibutuhkan Perusahaan Multinasional

Mengenal Perusahaan Outsourcing, Penyedia Jasa yang Kerap Dibutuhkan Perusahaan Multinasional

Rilis
Atasi Kompleksitas Distribusi ke Warung Kelontong, GoToko Lanjutkan Ekspansi Bisnis

Atasi Kompleksitas Distribusi ke Warung Kelontong, GoToko Lanjutkan Ekspansi Bisnis

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.