Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Keluhan Mereka, Peluang bagi Kita

Kompas.com - 14/12/2015, 08:46 WIB

Jadi pada hakikatnya keluhan mereka pasti adalah peluang bagi kita. Yang terpenting adalah jangan pernah surut untuk berdekatan dengan semua keluhan yang kita dengar, kita terima, atau yang kita rasakan.

Kenali dan Tangkap Keluhan Itu!

Karena ketika keluhan tersebut hadir tanpa kita undang, sejatinya itu adalah peluang yang sedang menghampiri kita. Pertanyaannya adalah bagaimana cara menangkap peluang pada setiap keluhan?

Berikut saya persembahkan beberapa cara menjaring peluang itu, dan cara pertama yang kita kaji pada kesempatan ini adalah dengan mengidentifikasi besarnya potensi atau peluang dibalik setiap keluhan. Serta bagaimana mengenali keluhan apa yang paling besar kemungkinannya untuk diubah menjadi peluang.

Keluhan yang memiliki potensi paling besar untuk menunjang pertumbuhan dan kemajuan kita adalah keluhan yang memiliki karakteristik paling sering diungkapkan atau memiliki frekuensi yang tinggi disampaikan di ruang publik. Oleh sebab itu rajinlah kita mencermati di dunia maya, khususnya di Media Sosial, ocehan serta kicauan apa yang paling sering diungkapkan oleh rakyat.

Karakter kedua, adalah volume atau besarnya keluhan tersebut. Jika keluhan tersebut memiliki ukuran yang sangat masif atau besar, maka inilah “Tambang Emas” itu. Ciri kedua ini bisa dilihat apakah keluhan tersebut terjadi hampir di kota besar misalnya, atau secara dominan terjadi di seluruh kota, nasional, atau bahkan sekala global.

Karakter ketiga, ialah apakah keluhan tersebut secara nyata berhubungan dengan hajat hidup orang banyak? Jika jawabannya adalah ya, maka ini berarti keluhan tersebut pantas untuk kita tangkap dan secepatnya  kita olah menjadi peluang.

Tiga karakter keluhan di atas untuk edisi ini sudah sangat cukup sebagai sinyal bagi Anda dan saya guna segera menangkapnya lantas mengubahnya menjadi peluang untuk pertumbuhan bisnis dan karir kita.

Salam Sukses Selalu untuk Anda!

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

OJK: Kredit Macet 15 'Fintech Lending' di Atas 5 Persen

OJK: Kredit Macet 15 "Fintech Lending" di Atas 5 Persen

Whats New
Semakin Banyak Negara Adopsi ETF, Minat Aset Kripto Bakal Kembali Meningkat

Semakin Banyak Negara Adopsi ETF, Minat Aset Kripto Bakal Kembali Meningkat

Whats New
Penyeludupan Benih Lobster, Menteri KKP: Triliunan Rupiah Harta Bangsa Ini Melayang...

Penyeludupan Benih Lobster, Menteri KKP: Triliunan Rupiah Harta Bangsa Ini Melayang...

Whats New
Izin Usaha Dicabut, TaniFund Belum Punya Tim Likuidasi

Izin Usaha Dicabut, TaniFund Belum Punya Tim Likuidasi

Whats New
Perkuat Ekosistem Perhajian, BPKH Akan Bentuk 'Subholding Company' Anak Usaha

Perkuat Ekosistem Perhajian, BPKH Akan Bentuk "Subholding Company" Anak Usaha

Whats New
Jadi Salah Satu Pengawas BP Tapera, Ini yang Bakal Dilakukan OJK

Jadi Salah Satu Pengawas BP Tapera, Ini yang Bakal Dilakukan OJK

Whats New
Bidik Pendanaan Rp 1 Triliun, CIMB Niaga Finance Tawarkan Sukuk Wakalah Bi Al-Istitsmar

Bidik Pendanaan Rp 1 Triliun, CIMB Niaga Finance Tawarkan Sukuk Wakalah Bi Al-Istitsmar

Whats New
Integrasi Infrastruktur Pipa Perlancar Penyaluran Gas ke Industri dan Komersial di Jateng

Integrasi Infrastruktur Pipa Perlancar Penyaluran Gas ke Industri dan Komersial di Jateng

Whats New
Soal Komisaris Pertamina, Stafsus Erick: Jangan Curiga-curiga Dulu Lah...

Soal Komisaris Pertamina, Stafsus Erick: Jangan Curiga-curiga Dulu Lah...

Whats New
80 Juta Pekerjaan Akan Hilang Imbas AI, Kemenko Perekonomian: Pekerjaan di Sektor Administrasi Rentan

80 Juta Pekerjaan Akan Hilang Imbas AI, Kemenko Perekonomian: Pekerjaan di Sektor Administrasi Rentan

Whats New
Kecepatan Internet RI Peringkat Bawah di ASEAN, Bisa Hambat Pengembangan Ekonomi Digital

Kecepatan Internet RI Peringkat Bawah di ASEAN, Bisa Hambat Pengembangan Ekonomi Digital

Whats New
Politisi Gerindra Siti Nurizka Jadi Komut Pusri, Stafsus Erick Thohir: Sudah Mundur dari Anggota DPR

Politisi Gerindra Siti Nurizka Jadi Komut Pusri, Stafsus Erick Thohir: Sudah Mundur dari Anggota DPR

Whats New
Lesu, Boeing Cuma Dapat Pesanan 4 Pesawat Baru pada Mei 2024

Lesu, Boeing Cuma Dapat Pesanan 4 Pesawat Baru pada Mei 2024

Whats New
Mulai Juli, Ini Perubahan Tanggal Tagihan dan Jatuh Tempo Paylater BCA

Mulai Juli, Ini Perubahan Tanggal Tagihan dan Jatuh Tempo Paylater BCA

Whats New
Kemenhub dan Kedubes AS Gelar Workshop Keamanan Kapal dan Pelabuhan

Kemenhub dan Kedubes AS Gelar Workshop Keamanan Kapal dan Pelabuhan

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com