Kemendag Temukan 198 Produk Tak Sesuai Ketentuan

Kompas.com - 14/12/2015, 15:51 WIB
|
EditorErlangga Djumena
JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal Standardisasi dan Perlindungan Konsumen Kementerian Perdagangan menemukan ratusan produk yang tidak sesuai ketentuan beredar di pasaran.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal SPK, Widodo di Gedung Kementerian Perdagangan, Jakarta Senin (14/12/2015).

Menurut dia, dari 479 produk yang diuji kesesuaiannya tahun 2015, sebanyak 198 produk dinilai tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Pengawasan tersebut difokuskan pada produk-produk yang dicurigai tidak sesuai dengan ketentuan," ujar dia.

Kata Widodo, pengujian produk-produk tersebut menggunakan tiga parameter. Parameter tersebut antara lain Permendag No. 72 tahun 2015 tengan Standar Nasional Indonesia (SNI), Permendag No 75 tahun 2015 tentang kewajiban pencantuman bahasa Indonesia pada Barang dan Permendag No19 tahun 2009 tentang Manual dan Garansi dalam bahasa Indonesia.

Dari 198 jumlah produk yang tak sesuai, SPK menemukan sebanyak 70 produk tidak memenuhi parameter SNI. Sedangkan untuk parameter label bahasa Indonesia, sebanyak 76 produk ditemukan tidak menggunakan bahasa Indonesia.

Untuk parameter manual dan kartu garansi, ditemukan sebanyak 52 produk tidak memiliki manual dan kartu garansi dalam bahasa indonesia. Sedangkan sebanyak 159 produk lainnya masih dalam tahap uji lab.

Menurut Widodo, tanggal 22 Desember mendatang pihaknya akan segera mempublikasikan nama-nama produk yang tidak sesuai ketentuan tersebut. Setelah dipublikasikan, produk-produk tersebut akan dicabut peredarannya di masyarakat.

"Buat yang tidak sesuai ketentuan, kita harus tarik dari peredaran," kata Widodo.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tahun Depan Diperkirakan Stagflasi, Masyarakat Menengah ke Bawah Harus Waspada

Tahun Depan Diperkirakan Stagflasi, Masyarakat Menengah ke Bawah Harus Waspada

Whats New
Promo XL Axiata dalam Rangka HUT Ke-77 RI

Promo XL Axiata dalam Rangka HUT Ke-77 RI

Rilis
Bangun Infrastruktur Dasar IKN, Kementerian PUPR dapat Anggaran Rp 20,8 Triliun di 2023

Bangun Infrastruktur Dasar IKN, Kementerian PUPR dapat Anggaran Rp 20,8 Triliun di 2023

Whats New
Respons Pernyataan Ketua MPR, Sri Mulyani: Rasio Utang RI Sudah Turun Tajam

Respons Pernyataan Ketua MPR, Sri Mulyani: Rasio Utang RI Sudah Turun Tajam

Whats New
Jika Harga BBM Naik, Sri Mulyani: Penyaluran Bansos Mengikuti Desain Sebelumnya

Jika Harga BBM Naik, Sri Mulyani: Penyaluran Bansos Mengikuti Desain Sebelumnya

Whats New
Ketua DPR Sebut Belum Ada Usulan Kenaikan Harga BBM dari Pemerintah

Ketua DPR Sebut Belum Ada Usulan Kenaikan Harga BBM dari Pemerintah

Whats New
Pemerintah Targetkan Angka Kemiskinan Ekstrem 0 Persen pada 2024

Pemerintah Targetkan Angka Kemiskinan Ekstrem 0 Persen pada 2024

Whats New
Menkop: Harga Minyak Makan Merah Bisa Lebih Murah dari Minyak Goreng

Menkop: Harga Minyak Makan Merah Bisa Lebih Murah dari Minyak Goreng

Whats New
Menko Perekonomian: Tantangan Hiperinflasi Rasanya Dapat Kita Tangani

Menko Perekonomian: Tantangan Hiperinflasi Rasanya Dapat Kita Tangani

Whats New
Belanja Negara Tahun 2023 Capai Rp 993,2 Triliun, Untuk Apa Saja?

Belanja Negara Tahun 2023 Capai Rp 993,2 Triliun, Untuk Apa Saja?

Whats New
Cintai Produk Lokal UMKM, Blibli Luncurkan Kampanye Maju Tak Gentar Mendukung #PejuangLokal

Cintai Produk Lokal UMKM, Blibli Luncurkan Kampanye Maju Tak Gentar Mendukung #PejuangLokal

Rilis
Anggaran Infrastruktur 2023 Naik Jadi Rp 392 triliun

Anggaran Infrastruktur 2023 Naik Jadi Rp 392 triliun

Whats New
Anggaran Subsidi Energi Turun Tajam pada 2023, Ini Penjelasan Sri Mulyani

Anggaran Subsidi Energi Turun Tajam pada 2023, Ini Penjelasan Sri Mulyani

Whats New
BCA Raih 60 Penghargaan di Global Contact Center World Awards Asia Pacific

BCA Raih 60 Penghargaan di Global Contact Center World Awards Asia Pacific

Whats New
Defisit APBN 2023 Hanya 2,85 Persen, Jokowi Janji Kelola Utang secara Hati-hati

Defisit APBN 2023 Hanya 2,85 Persen, Jokowi Janji Kelola Utang secara Hati-hati

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.