BKPM Kaji Kemungkinan Asing Punya Saham Mayoritas di Pembangkit Listrik Skala Kecil

Kompas.com - 15/12/2015, 13:21 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko
JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengkaji kemungkinan bagi investor asing untuk menanamkan modal di sektor pembangkit listrik skala kecil dengan kepemilikan saham mayoritas.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Franky Sibarani mengakui bahwa upaya untuk mendorong ketersediaan listrik terus dilakukan oleh pemerintah.

“Salah satu usulan yang masuk adalah dengan membuka pembangkit listrik skala kecil dengan kapasitas 1-10 MW lebih terbuka bagi asing,” ujarnya dalam keterangan resminya kepada pers, hari ini (15/12).

Dalam ketentuan saat ini, investor asing yang ingin membangun pembangkit listrik skala kecil 1-10 MW tidak dapat memiliki saham mayoritas dengan batasan kepemilikan 49 persen.
 
Menurut Franky, ketersediaan listrik masih menjadi salah satu masalah kegiatan operasional investasi yang ada di Indonesia.

“Dalam kunjungan selama setahun lebih ini, sebagian besar masih mengalami permasalahan mengenai ketersediaan listrik,” paparnya.
 
Usulan untuk membuka bidang usaha pembangkit tenaga listrik skala kecil bagi asing dilandasi oleh karakteristik investasi yang cenderung jangka panjang.

“Dalam usulan yang masuk terdapat argumen, investor menyatakan penggunaan teknologi yang mereka miliki, sehingga meminta kepemilikan mayoritas,” jelasnya.
 
Berdasarkan data rencana investasi yang tercatat di BKPM, pengajuan izin prinsip untuk pembangkit listrik dengan kapasitas 1-10 MW periode 23 April 2014-31 Oktober 2015 jumlah penanaman modal asing mencapai 17 proyek senilai 164,48 juta dollar AS.

Sementara itu jumlah penanaman modal dalam negeri menjadi 34 proyek senilai Rp 5,02 triliun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.