Ini Operator Transportasi yang Raih Trofi Safety Award 2015

Kompas.com - 22/12/2015, 20:23 WIB
45 bus Damri baru segera beroperasi menggantikan bus tua di Kota Bandung pada akhir bulan Maret 2015. Bus baru ini dilengkapi dengan wifi, AC, televisi LCD dan GPS. KOMPAS.COM/PUTRA PRIMA PERDANA45 bus Damri baru segera beroperasi menggantikan bus tua di Kota Bandung pada akhir bulan Maret 2015. Bus baru ini dilengkapi dengan wifi, AC, televisi LCD dan GPS.
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorJosephus Primus

JAKARTA, KOMPAS.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menganugerahi tiga operator transportasi yang dianggap memiliki kualitas pelayanan dan keselamatan yang baik. Ketiga operator transportasi itu memperoleh nilai absolut dan berhak mendapatkan trofi serta piagam dari Menteri Perhubungan. Ketiga operator transportasi yang mendapatkan Trofi Safety Award (TSA) 2015 yakni Garuda Indonesia, KAI, dan Damri. "Penilaian TSA dilakukan oleh konsultan independen dan diharapkan dapat memacu seluruh operator pengguna dalam meningkatkan keselamatan dan keamanan penyelenggaraan pelayanan jasa transportasi," ujar Kepala Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan JA Barata dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jakarta, Selasa (22/12/2015).

Menurut dia, penilaian yang ditetapkan meliputi empat kriteria yakni pertama kriteria organisasi meliputi komitmen, kebijakan, dan manajemen keselamatan. Bobot poin pada kriteria ini 15 persen.

Kedua, kriteria Sumber Daya Manusia (SDM). Bobot poinnya mencapai 40 persen meliputi dukungan SDM terhadap keselamatan dan pembinaan internal perusahaan terhadap SDM keselamatan.

ENGGAR PRAMITA Suasana evakuasi penumpang pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GA-618 yang tergelincir di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Selasa (2/6/2015).

Ketiga, kriteria sarana yang memiliki bobot 35 persen. Kriteria ini meliputi standar pengadaan, pelaksanaan keselamatan, dan standar perawatan sarana.

Keempat, kriteria pendukung manajemen keselamatan yang meliputi data base dan sistem pelaporan operasional dengan bobot 10 persen. Pada pelaksanaan tahun ini terdapat 92 perusahaan transportasi dari berbagai moda (darat, laut, udara, dan kereta api) yang turut serta berpartisipasi. Proses penilaian membutuhkan waktu hampir enam bulan dan selanjutnya kegiatan ini akan dilaksanakan setiap dua tahun.

Wartakotalive.com/Dwi Rizki Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Edi Sukmoro meresmikan kereta kesehatan pertama di Indonesia di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Sabtu (12/12/2015).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X