RJ Lino Diberhentikan dari Jabatan Direktur Utama Pelindo II

Kompas.com - 23/12/2015, 17:51 WIB
Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia II Richard Joost Lino dalam wawancara dengan Kompas.com di kantornya, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (13/10/2015). KOMPAS.com/IHSANUDDINDirektur Utama PT Pelabuhan Indonesia II Richard Joost Lino dalam wawancara dengan Kompas.com di kantornya, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (13/10/2015).
EditorBayu Galih

 

JAKARTA, KOMPAS.com — Richard Joost (RJ) Lino secara resmi telah diberhentikan dari jabatannya sebagai Direktur Utama Pelindo II.

"Hari ini saya resmi diberhentikan sebagai Dirut IPC (Indonesia Port Corporation) oleh pemegang saham," kata Lino dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (23/12/2015).

Lino mengakui bahwa kebijakan para pemegang saham itu juga dibuat terkait status hukumnya saat ini. (Baca: KPK Tetapkan RJ Lino sebagai Tersangka)

"(Diberhentikan) guna menghadapi kasus hukum yang ada di KPK," tutur Lino.

KPK menetapkan Lino sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dalam pengadaan quay container crane (QCC) pada tahun 2010. 

Surat perintah penyidikan diteken pimpinan KPK pada 15 Desember 2015.

Dalam kasus ini, Lino diduga melawan hukum dan menyalahgunakan wewenang untuk memperkaya diri dan korporasi.

Atas perbuatannya, Lino dijerat Pasal 2 ayat 1 dan atau Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 KUHP.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X