Jonan: Ya, Bubarkan Saja Kementerian Perhubungan!

Kompas.com - 28/12/2015, 07:44 WIB
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan. KOMPAS.com/SRI LESTARI Menteri Perhubungan Ignasius Jonan.
|
EditorErlangga Djumena
BADUNG, KOMPAS.com — Menteri Perhubungan Ignasius Jonan tidak terima dituding sebagai pihak yang bertanggung jawab penuh terkait kemacetan di jalan tol saat libur panjang beberapa hari lalu.

Dia menyatakan, masih banyak pihak lain yang terlibat dalam hal tersebut.

"Kalau macet harus (menjadi) tanggung jawabnya Menteri Perhubungan, ya bubarin saja Kementerian Perhubungan. Enggak akan bisa!" kata Jonan, Senin (28/12/2015).

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bisa sepenuhnya bertanggung jawab, sebut dia, jika pihaknya mendapatkan kewenangan untuk membatasi jumlah mobil, mengatur kendaraan yang boleh lewat ataupun tidak, penerbitan SIM, dan kebijakan lainnya yang selama ini ada di pemda, Kementerian PU, dan kepolisian.

"Kan ini institusinya banyak. Kalau pengamat bilang, oh ini kesalahan kementerian, emang pengamat pernah jadi operator transportasi? Kan enggak pernah juga. Kalau ngamatin sih komentarnya banyak," ucap dia.

Terkait pengunduran diri Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Djoko Sasono, hal itu dinilai sebagai hak pribadi. Adapun penentuan penggantinya merupakan kewenangan presiden.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X