Jokowi Minta Laporan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Kompas.com - 04/01/2016, 16:08 WIB
Presiden RI Joko Widodo bersama Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Ferry Mursyidan Baldan, dan Dirut PT Angkasa Pura II Budi Karya Sumadi, mengunjungi proyek stasiun kereta di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (14/12/2015) sore. 


Andri Donnal PuteraPresiden RI Joko Widodo bersama Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Ferry Mursyidan Baldan, dan Dirut PT Angkasa Pura II Budi Karya Sumadi, mengunjungi proyek stasiun kereta di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (14/12/2015) sore.
|
EditorSandro Gatra

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menggelar rapat terbatas membahas persiapan pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung. Jokowi meminta pembangunan kereta cepat itu dilakukan secara cermat.

"Saya ingin mengetahui sejauh mana kendala dan hambatan yang ada, baik dalam proses perizinan. Izin trase, izin pembangunan stasiun dan izin-izin lainnya," kata Jokowi saat membuka rapat di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (4/1/2015).

Jokowi menegaskan, pembangunan kereta cepat ini dikerjakan antara bussiness to bussiness dan bekerjasama dengan China.

Ia memastikan tidak ada APBN atau jaminan pemerintah Indonesia yang mengalir dalam proyek kereta cepat tersebut.

"Walau demikian saya minta agar BUMN yang ikut dalam konsorsium ini, prudent dan hati-hati dalam mengalkulasi," kata Presiden.

"Jangan sampai karena ikut konsorsium, kemudian tugas dalam membangun infrastruktur malah jadi ngos-ngosan karena kalkulasinya yang tidak cermat. Sebab itu saya pada sore hari ini minta laporan mengenai itu," tambah Jokowi.

Jokowi mengingatkan bahwa pembangunan infrastruktur akan menjadi prioritas. Khusus untuk sektor perkeretaapian, Jokowi meminta pembangunannya dimulai lebih cepat, baik yang di Jawa, dan luar Jawa.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X