Dana untuk Proyek Kelistrikan 2016 Tersedia Rp 76 Triliun

Kompas.com - 07/01/2016, 18:52 WIB
Menteri BUMN Rini Soemarno bersama Dirut PLN Sofyan Basir di kantor Wakil presiden, Kamis (7/1/2016). Kompas.com/ Yoga SukmanaMenteri BUMN Rini Soemarno bersama Dirut PLN Sofyan Basir di kantor Wakil presiden, Kamis (7/1/2016).
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko
JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama sejumlah menteri menggelar rapat koordinasi pembiayaan program pembangkit listrik 35.000 megawatt di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (7/1/2016).

Usai rapat, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan, pendanaan megaproyek tersebut pada 2016 sudah tersedia Rp 76 triliun.

"Kalau dilihat Pak Sofyan Basyir (Dirut PLN) tadi juga mengungkapkan bahwa pendanaannya sudah dapat tersedia tahun ini tersedia total sekitar Rp76 triliun," ujar Rini.

Sementara itu, Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Sudirman Said mengungkapkan, pendanaan yang dibutuhkan untuk proyek kelistrikan pada tahun ini mencapai Rp 97 triliun.

Saat ini, tutur dia, sekitar 2/3 dana tersebut sudah tersedia dari ekuitas PLN dan dana dari perbankan.

Sementara untuk proyek kelistrikan oleh swasta atau Independen Power Producer (IPP), investor mencari pendanaan sendiri-sendiri.

"Keseluruhan, 2016 cukup aman karena tadi PLN mengitung butuh Rp 97 triliun dan hampir 2/3 sudah di secure oleh baik equity mereka maupun perbankan," kata Sudirman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.