Kembangkan Danau Toba, Rp 21 Triliun Disiapkan

Kompas.com - 11/01/2016, 19:22 WIB
KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZES Pemandangan Danau Toba di Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Minggu (19/4/2015). Danau Toba merupakan danau terbesar di Indonesia yang tercipta dari hasil letusan gunung berapi raksasa (supervolcano) pada 75.000 tahun silam.
JAKARTA, KOMPAS.com - Rencana pemerintahan mengembangkan Danau Toba sebagai destinasi pariwisata kelas dunia tak main-main.

Tahun ini saja, Rp 21 triliun disiapkan pemerintah untuk dana pengembangan objek wisata di Sumatera Utara tersebut.

"Pertumbuhan wisatawan akan mendongkrak devisa," ujar Menteri Pariwisata Arif Yahya di Toba akhir pekan lalu.

Dana tersebut, menurut Arif, untuk pembangunan infrastuktur disekitar Danau Toba. Dengan perbaikan infrastuktur itu tutur dia, diharapkan menyedot sekitar 1 juta wisatawan per tahun.

Sementara itu, ditempat yang sama, Menteri Perkerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) Basuki Hadimoeljono mengatakan bahwa kementeriannya akan membangun jalan tol yang menggabungkan Medan ke Danau Toba.

Dengan adanya jalan tol Medan-Danau Toba, Kementerian PU-PR mengatakan waktu tempuh menuju Danau Toba hanya akan 1-2 jam saja.

Saat ini, waktu tempuh Medan-Toba melalui jalan biasa mencapai 4-5 jam. Sedangkan Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli berpesan kepada masyarakat Batak untuk berbenah diri.

Salah satu yang paling ditekankan Rizal yakni adanya budaya senyum kepada para wisatawan.



EditorBambang Priyo Jatmiko

Close Ads X