Kembangkan Situs Masela, Pemerintah Diminta Pertimbangkan "Multiplier Effect"

Kompas.com - 12/01/2016, 19:45 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko
JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Kardaya Warnika mengatakan pengembangan Lapangan Gas Abadi Blok Masela lebih baik apabila dilakukan di darat (on shore).

Pasalnya, dengan dikembangkan di on shore akan muncul multiplier effect atau efek berganda.

"Kalau mau mengembangkan situs Masela, pemerintah harus pertimbangkan multiplier effect. Akibatnya, akan ada pengembangan daerah, bagi negara, dan bagi semuanya," ujar Kardaya di Jakarta Selasa (12/1/2016).

Mantan Kepala BP Migas Pemerintahan SBY mengatakan, jika pengembangan dilakukan di darat, akan ada pertumbuhhan industri-industri lain di sekitar situs.

"Waktu itu kita bawa ke Bontang. Dulu bontang RT juga bukan sekarang malah jadi kota madya," ujar Kardaya.

Selain itu, dia mengklaim pengelolaan di darat selalu jauh lebih gampang. Dia mengatakan pemerintah harus mempersiapkan untuk kemunculan situs-situs yang sama.

"Kalau ada penemuan seperti itu biasanya disekitarnya juga akan ketemu lagi. Kalau ada tambahan di darat lebih gampang. Misalnya, untuk tambahan pabrik pupuk, pembangkit lisyrik, atau lainnya. Kalau di laut? Sulit," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.