Menteri Lingkungan Hidup Bantah Amdal Kereta Cepat Dipaksakan

Kompas.com - 21/01/2016, 11:04 WIB
Sebuah kereta api cepat China memasuki stasiun Provinsi Hebei. ED Jones / AFPSebuah kereta api cepat China memasuki stasiun Provinsi Hebei.
|
EditorBambang Priyo Jatmiko
BANDUNG, KOMPAS.com - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Situ Nurbaya Bakar membantah analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) kereta api cepat Jakarta-Bandung dipaksakan.

"Oh tidak, tidak. No, No ini tidak dipaksakan. (Amdal) sudah sesuai prosedur," ujar Siti Nurbaya di sela-sela groundbreaking kereta api cepat di Walini, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (21/1/2016).

Dari catatan yang ia terima, sosialisasi sudah dilakukan 21-23 Desember di beberapa kabupaten kota. Misalnya, tanggal 21 di DKI Jakarta dan Bekasi, tanggal 22 di Bandung, Cimahi, Kab Bandung, dan Kabupaten Bandung Barat.

Kemudian tanggal 23 Desember di Purwakarta dan Karawang. "Jadi masyarakat sudah terinformasi," ucapnya.

Pada tanggal 13 Januari, sambung Siti, seluruh dokumentasi administrasi dinyatakan lengkap dan masuk.

Memasuki 18 Januari dilakukan rapat teknis amdal. Di dalam rapat ini, semua masukan ditampung. Tanggal 19 dilakukan rapat komisi amdal.

"Semua masukan di rapat amdal inilah yang keluar dari berbagai media," imbuhnya.

Padahal, semua masukan untuk amdal kereta cepat sudah diakomodir. "Nah, hal-hal yang dipersoalkan tadi itu, semua sudah diakomodir. Amdal itu sebenarnya satu paket terdiri dari analisis dampak lingkungan (Andal), RPL, RKL, itu satu paket," imbuhnya.

Semua catatan, sambung Siti, seperti kekhawatiran longsor itu sudah masuk dan penyelesaiannya berupa mitigasi sudah disiapkan.

"Harus bedakan antara kereta cepat dengan kota pertumbuhan. Cara melihatnya dari kajian hidup strategis," tuturnya.

Selain itu, ada tiga hal untuk melihat lingkungan. Yakni Amdal, kajian lingkungan hidup strategis dan life cycle asassment. Dan Amdal kereta api cepat sudah selesai.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Daging Sapi Melonjak Sampai Rp 170.000/Kg

Harga Daging Sapi Melonjak Sampai Rp 170.000/Kg

Whats New
Simak Jadwal KRL Jabodetabek dan KRL Yogya-Solo Saat Lebaran

Simak Jadwal KRL Jabodetabek dan KRL Yogya-Solo Saat Lebaran

Whats New
Seperti Apa Kehidupan Ekonomi Warga Palestina?

Seperti Apa Kehidupan Ekonomi Warga Palestina?

Whats New
KRL Yogyakarta-Solo Tetap Beroperasi saat Libur Lebaran

KRL Yogyakarta-Solo Tetap Beroperasi saat Libur Lebaran

Whats New
[TREN OLAHRAGA KOMPASIANA] Inter Milan Diambang Kebangkrutan | Perebutan Jatah Liga Champions di Liga Inggris | Child Abuse Olahraga Gymnastic

[TREN OLAHRAGA KOMPASIANA] Inter Milan Diambang Kebangkrutan | Perebutan Jatah Liga Champions di Liga Inggris | Child Abuse Olahraga Gymnastic

Rilis
[TREN WORKLIFE KOMPASIANA] Tantangan bagi yang Punya Target Hidup | 4 Cara Efektif dalam Membuat Keputusan yang Lebih Baik | Syarat Absurd Lowongan Kerja

[TREN WORKLIFE KOMPASIANA] Tantangan bagi yang Punya Target Hidup | 4 Cara Efektif dalam Membuat Keputusan yang Lebih Baik | Syarat Absurd Lowongan Kerja

Rilis
Ada Larangan Mudik, Pengusaha Rest Area Rugi Rp 20 Miliar

Ada Larangan Mudik, Pengusaha Rest Area Rugi Rp 20 Miliar

Whats New
Penutupan Outlet Tanpa PHK, BNI: Karyawan Bakal Dipindahkan atau Dialihfungsikan

Penutupan Outlet Tanpa PHK, BNI: Karyawan Bakal Dipindahkan atau Dialihfungsikan

Whats New
H-1 Lebaran, Posko THR Kemnaker Tampung 977 Aduan Masyarakat

H-1 Lebaran, Posko THR Kemnaker Tampung 977 Aduan Masyarakat

Rilis
Pengusaha Tak Bayar THR Pegawai, Siap-siap Kena Sanksi dan Denda

Pengusaha Tak Bayar THR Pegawai, Siap-siap Kena Sanksi dan Denda

Whats New
Larangan Mudik, Omzet Tenant di Rest Area Anjlok tetapi Tak Bisa Tutup...

Larangan Mudik, Omzet Tenant di Rest Area Anjlok tetapi Tak Bisa Tutup...

Whats New
BSI Siapkan Dana Rp 6,37 Triliun Saat Lebaran 2021

BSI Siapkan Dana Rp 6,37 Triliun Saat Lebaran 2021

Rilis
Telkomsel Bertemu Huawei, Ini Kesepakatan yang Dihasilkan

Telkomsel Bertemu Huawei, Ini Kesepakatan yang Dihasilkan

Rilis
Penukaran Uang Baru Terbatas, Nasabah Pilih Tarik di ATM Pecahan Rp 20.000

Penukaran Uang Baru Terbatas, Nasabah Pilih Tarik di ATM Pecahan Rp 20.000

Whats New
Ini Cara Bayar Zakat Lewat Jenius

Ini Cara Bayar Zakat Lewat Jenius

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X