Berbahasa China, Dokumen Kereta Cepat Dikembalikan Kemenhub

Kompas.com - 26/01/2016, 11:12 WIB
Kondisi jalan menuju lokasi groundbreaking Kereta Cepat di Cikalong Wetan, Kab. Bandung, Kamis (21/1/2016). Kompas.com/ Yoga SukmanaKondisi jalan menuju lokasi groundbreaking Kereta Cepat di Cikalong Wetan, Kab. Bandung, Kamis (21/1/2016).
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorErlangga Djumena
JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sudah menerima beberapa dokumen terkait proyek kereta cepat Jakarta-Bandung dari PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) selaku pengembangnya.

Namun, Kemenhub mengembalikan dokumen tersebut lantaran ditulis dengan menggunakan bahasa China.

"Contoh, ada dokumen yang masih banyak bahasa China, Mandarin. Bagaimana kita evaluasi? Saya kembalikan," ujar Direktur Jenderal Perkeretaapian Hermanto Dwiatmoko di Kantor Kemenhub, Jakarta, Senin (25/1/2016).

Menurut dia, dokumen yang dikembalikan adalah dokumen rancang bangun di 5 kilometer (km) pertama. Lokasi tepatnya berada di Km 95, Tol Cipularang, yang pekan lalu digunakan untuk lokasi groundbreaking. Namun, meski hanya 5 km, ternyata dokumennya banyak menggunakan bahasa China.

"Mestinya enggak bisa ngapa-ngapain (enggak bisa dibangun). Banyak dokumen yang belum, untuk yang masih bahasa China. Sudah saya suratin," kata Hermanto.

Sudah hampir seminggu setelah dilakukan groundbreaking, proyek kereta cepat Jakarta-Bandung belum mengantongi izin pembangunan.

Sebab, PT KCIC belum memenuhi syarat izin pembangunan yang di antaranya ialah rancang bangun, data lapangan, spesifikasi teknis, dan analisis dampak lingkungan hidup (amdal).

Saat ini, Kemenhub terus menunggu PT KCIC memenuhi berbagai syarat yang ditentukan. Jika PT KCIC tidak memenuhi persyaratan, Kemenhub menegaskan tidak akan mengeluarkan izin pembangunan.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X