Rini Soemarno Mengaku Tak Tahu Kereta Cepat Masuk Proyek Strategis Nasional

Kompas.com - 29/01/2016, 16:10 WIB
Menteri BUMN Rini Soemarno KOMPAS.com/Achmad FaizalMenteri BUMN Rini Soemarno
|
EditorBambang Priyo Jatmiko
JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Mariani Soemarno mengaku tak tahu bahwa proyek kereta cepat Jakarta-Bandung masuk dalam daftar proyek strategis nasional.

Rini juga mengelak pihaknya mendorong proyek itu dimasukkan sebagai proyek strategis nasional.

"Enggak tahu. Saya enggak ngerti perpres itu. Itu tanya Mensesneg dan Seskab. Saya enggak tahu," kata Rini ditemui seusai rapat dengan DPD, Jakarta, Jumat (29/1/2016).

Malah, ketika dikonfirmasi bahwa proyek tersebut berpeluang mendapatkan jaminan dari pemerintah sesuai dengan regulasinya, Rini berkelit.

"Saya belum baca perpresnya. Tanya sendiri saja ke sana. Enggak ada urusan dengan saya," kata Rini.

Rini juga meminta wartawan mengonfirmasi ke BUMN yang tergabung dalam konsorsium PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) bahwa proyek itu betul-betul ekonomis dan tidak akan menyusahkan BUMN pada kemudian hari.

"Tanya ke BUMN-nya, ekonomis atau tidak. Harap tanya ke mereka," kata Rini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebagai informasi, proyek kereta cepat rute Jakarta-Bandung masuk dalam daftar proyek strategis nasional. Hal itu tercantum dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.

Dalam perpres tersebut, juga disebutkan bahwa pemerintah bisa memberikan jaminan kepada proyek yang termasuk dalam proyek strategis nasional. Jaminan itu bisa diberikan bergantung kepada Menteri Keuangan.



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Ragam Bansos yang Bisa Anda Dapat Selama PPKM Level 4

Ini Ragam Bansos yang Bisa Anda Dapat Selama PPKM Level 4

Whats New
Ada Aturan Makan 20 Menit Selama PPKM Level 4, Ini Kata Sandiaga Uno

Ada Aturan Makan 20 Menit Selama PPKM Level 4, Ini Kata Sandiaga Uno

Whats New
KSPI Nilai Kriteria Penerima Bantuan Subsidi Gaji Kurang Tepat Sasaaran

KSPI Nilai Kriteria Penerima Bantuan Subsidi Gaji Kurang Tepat Sasaaran

Whats New
Tandatangani MoU dengan Media Group, Telkom: Kami Siap Dukung Bisnis Media Group

Tandatangani MoU dengan Media Group, Telkom: Kami Siap Dukung Bisnis Media Group

Rilis
Evaluasi PPKM, Luhut Sebut Varian Delta Tersebar Lebih Cepat di Kawasan Industri

Evaluasi PPKM, Luhut Sebut Varian Delta Tersebar Lebih Cepat di Kawasan Industri

Whats New
Rupiah Hari Ini Diproyeksi Menguat

Rupiah Hari Ini Diproyeksi Menguat

Whats New
Di Wilayah PPKM Ini, Tempat Ibadah hingga Mal Boleh Dibuka

Di Wilayah PPKM Ini, Tempat Ibadah hingga Mal Boleh Dibuka

Whats New
Turun Rp 2.000, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Turun Rp 2.000, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Whats New
Ada Lowongan Kerja di BUMN Ini, Simak Posisi dan Persyaratannya

Ada Lowongan Kerja di BUMN Ini, Simak Posisi dan Persyaratannya

Work Smart
Masa Tugas Kepala BPH Migas Berakhir, Fanshurullah Kisahkan Kondisi Sektor Migas ke Dalam Buku

Masa Tugas Kepala BPH Migas Berakhir, Fanshurullah Kisahkan Kondisi Sektor Migas ke Dalam Buku

Whats New
TransJakarta: Setahu Kita Jumlahnya Itu Bukan 20 Orang yang Meninggal, tetapi 14 Orang...

TransJakarta: Setahu Kita Jumlahnya Itu Bukan 20 Orang yang Meninggal, tetapi 14 Orang...

Whats New
Sebut 20 Karyawan TransJakarta Meninggal Terpapar Covid, KSPI Minta Anies Baswedan Turun Tangan

Sebut 20 Karyawan TransJakarta Meninggal Terpapar Covid, KSPI Minta Anies Baswedan Turun Tangan

Whats New
Harga Emas Turun 2 Hari Berturut-turut, Ini Penyebabnya

Harga Emas Turun 2 Hari Berturut-turut, Ini Penyebabnya

Whats New
Makan di Tempat Hanya 20 Menit, Pengusaha Warteg: Itu Cukup Membantu Kami...

Makan di Tempat Hanya 20 Menit, Pengusaha Warteg: Itu Cukup Membantu Kami...

Whats New
Dana Rp 241,8 Juta Raib di Jenius, BTPN: Nasabah Diperdaya oleh Pelaku Penipuan

Dana Rp 241,8 Juta Raib di Jenius, BTPN: Nasabah Diperdaya oleh Pelaku Penipuan

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X