Bos Pertamina: Harga Minyak Rendah, Peluang untuk Berinvestasi

Kompas.com - 31/01/2016, 16:46 WIB
Ilustrasi THINKSTOCKIlustrasi
|
EditorErlangga Djumena
JAKARTA, KOMPAS.com — Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto mengatakan, harga minyak mentah yang anjlok memang memaksa banyak perusahaan migas melakukan sejumlah langkah efisiensi. Akan tetapi, dia juga memandang, ada kesempatan yang bisa diambil dari kondisi ini.

"Sebenarnya, saat harga minyak rendah, ini juga peluang kita berinvestasi," kata Dwi di Jakarta, Sabtu (30/1/2016).

Mantan bos Semen Indonesia itu mengatakan, perseroan seharusnya bisa menangkap peluang investasi. Sebab, saat harga minyak mentah murah, seluruh biaya menjadi lebih murah.

Atas dasar itu, Dwi menekankan, Pertamina akan menjaga komitmen kegiatan yang sudah disepakati sesuai rencana dan anggaran.

"Di belanja modal, kami lakukan review, mana-mana yang sangat tidak kita butuhkan atau kita tunda. Namun, kami tetap concern untuk mempercepat pengembangan up-stream bisnis," ujar dia.

Dengan ketimpangan antara kapasitas kilang dan kebutuhan yang ada, Dwi menekankan, Pertamina terus membangun kilang baru dan meningkatkan kapasitas kilang lama.

"RDMP (Refinery Development Masterplan Program) dan NGRR (New Grass Root Refinery) itu kami jalan terus karena kilang itu masih ada gap sekitar 800.000 (barrel) per hari untuk kapasitas yang harus dikejar," ucapnya.

Sejauh ini, perusahaan migas pelat merah itu terus melakukan upaya efisiensi biaya operasi hingga 30 persen. Salah satu caranya dengan melakukan renegosiasi berbagai kontrak.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X