Pabrik Tutup, BKPM Sebut Investasi Sektor Elektronik Masih Baik

Kompas.com - 03/02/2016, 14:11 WIB
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani di Kantor BKPM, Senin (11/1/2016) KOMPAS.com/YOGA SUKMANAKepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani di Kantor BKPM, Senin (11/1/2016)
|
EditorErlangga Djumena
JAKARTA, KOMPAS.com - Rencana penutupan pabrik PT Panasonic Lighting di Cikarang, Jawa Barat, Pasuruan, Jawa Timur, serta PT Toshiba Indonesia di Cikarang tidak bisa dijadikan indikator lemahnya iklim industri elektronik di Indonesia. Pasalnya, di saat yang sama komitmen Investasi Industri elektronik justru meningkat.

"Komitmen investasi yang dilihat dari permohonan izin prinsip khususnya di industri elektronik justru meningkat," ujar Ketua Badan Kordinasi Penanaman Modal (BKPM), Franky Sibarani di Jakarta, Rabu (3/2/2016).

Franky mengatakan, pada Januari 2016, BKPM mencatat Izin prinsip untuk perusahaan elektronik ke Indonesa melonjak 106 persen dibandingkan tahun 2015. Selain itu, pada Januari ini tercatat ada 1 perusahaan asal China di sektor elektronik yang memanfaatkan layanan izin investasi 3 jam.

Perusahaan tersebut, kata Franky, berpotensi menyerap 1.500 tenaga kerja. "Jadi sektor ini masih baik dari segi komitmen investasi," kata dia.

Franky melanjutkan,  tutupnya beberapa pabrik tersebut dikarenakan oleh faktor persaingan.

"Dari sisi kompetisi mereka produknya kalah dengan produk China," ujar dia.

Franky mengaku pihaknya belum menerima laporan resmi mengenai penutupan pabrik-pabrik tersebut.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM Azhar Lubis Azhar mengatakan, penutupan beberapa pabrik ini merupakan mekanisme pasar.

"Itu adalah efisiensi dan mekanisme pasar. Market driven bukan economic driven, tergantung manajemen setiap perusahaan," papar Azhar.

"Enggak bisa dibilang industri elektronik down," lanjut Azhar.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, PT Panasonic dan PT Toshiba berencana untuk menutup pabriknya yang berlokasi di beberpa tempat di Indonesia. Untuk Panasonic, rencananya akan menutup pabrik yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat, dan Pasuruan, Jawa Timur.

Sedangkan untuk PT Toshiba Indonesia berencana untuk menutup pabriknya yang berlokasi di Cikarang.  Penutupan pabrik-pabtik tersebut berpotensi untuk membuat sekitar 2.500 pekerja akan di-PHK. (baca: Pabrik Panasonic dan Toshiba Tutup, 2.500 Pekerja Kena PHK)Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.