Menteri PUPR: Tol Suramadu Tak Mungkin Digratiskan

Kompas.com - 04/02/2016, 19:17 WIB
|
EditorAprillia Ika
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menegaskan tol Suramadu tidak mungkin digratiskan.

Sebelumnya berkembang wacana untuk menggratiskan biaya tol untuk masyarakat yang melintas.

"Tol Suramadu tidak mungkin digratiskan karena harus ada pemeliharaan," kata Basuki kepada wartawan usai menghadiri acara Economic Forum yang bertema “2016 : The Year of Investment” di Jakarta, Kamis (4/2/2016).

Terkait permintaan Presiden Joko Widodo agar tarif tol Suramadu dipangkas, Basuki menjelaskan saat ini besaran penurunan tarif masih dihitung oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

Basuki menjanjikan, tarif tol baru bisa berlaku di Februari ini jika kajian penurunan tarif selesai.  (Baca: Pemerintah Pangkas Tarif Tol Suramadu )

Menurut Basuki, penurunan tarif tol Suramadu cukup dengan Surat Keputusan Menteri PUPR.

Dia menambahkan, tol jembatan Suramadu dibangun dengan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sehingga tidak akan merugikan operator jika tarif tol diturunkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.