BPS: Hanya Lapangan Usaha Pertambangan dan Penggalian yang Alami Kontraksi

Kompas.com - 05/02/2016, 14:36 WIB
Tambang terbuka PT Freeport Indonesia, di Grasberg, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika merupakan tambang terbuka terbesar di dunia. Dalam operasinya  PT Freeport Indonesia mengoperasikan puluhan haul truk untuk mengangkut material tambang dengan kapasitas angkut 240 ton hingga 320 ton. Alfian KartonoTambang terbuka PT Freeport Indonesia, di Grasberg, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika merupakan tambang terbuka terbesar di dunia. Dalam operasinya PT Freeport Indonesia mengoperasikan puluhan haul truk untuk mengangkut material tambang dengan kapasitas angkut 240 ton hingga 320 ton.
|
EditorAprillia Ika
JAKARTA, KOMPAS.com – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pada kuartal IV 2015 terjadi pertumbuhan di semua lapangan usaha, kecuali pertambangan dan penggalian.

Kepala BPS Suryamin mengatakan, pada pada periode tersebut pertambangan dan penggalian mengalami kontraksi 7,91 persen dibandingkan kuartal IV 2014 (YoY).

“Pertambangan masih menurun dikarenakan sejumlah kebijakan, diantaranya harus ada smelter dulu, harus diolah dulu. Kemudian, harga komoditas internasional sedang rendah, sehingga terjadi penurunan,” ucap Suryamin dalam paparan, Jakarta, Jumat (5/2/2016).

Sementara itu, semua lapangan usaha selain pertambangan dan penggalian, mengalami pertumbuhan di kuartal IV 2015.

Berdasarkan catatan BPS, pertanian, kehutanan, dan perikanan masih tumbuh tipis 1,57 persen, sedang pengadaan listrik dan gas tumbuh 1,81 persen.

Industri pengolahan tumbuh 4,35 persen, pengadaan air, pengelolaan sampah, dan limbah tumbuh 6,77 persen, dan konstruksi tumbuh 8,24 persen.

Adapun perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor tumbuh 2,77 persen.

Transportasi dan pergudangan tumbuh 7,67 persen, serta akomodasi dan makanan minuman tumbuh 5,79 persen.

Lapangan usaha informasi dan komunikasi masih tumbuh 9,74 persen, sementara jasa keuangan dan asuransi tumbuh signifikan mencapai 12,52 persen.

Real estate dan jasa perusahaan tumbuh masing-masing 4,25 persen dan 8,13 persen. BPS juga mencatat pertumbuhan di lapangan usaha administasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial sebesar 6,7 persen.

Adapun jasa pendidikan, jasa kesehatan dan kegiatan sosial, serta jasa lainnya tumbuh masing-masing 5,32 persen, 7,44 persen, dan 8,15 persen.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X