Sekitar 60 dari 600 Penerbangannya "Delay" Tiap Hari, Lion Air Terus Cari Solusi

Kompas.com - 11/02/2016, 22:43 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko
DENPASAR, KOMPAS.com - Lion Air buka-bukaan mengenai kebiasaan delay atas penerbangannya.

Maskapai milik Rusdi Kirana ini mengakui bahwa penundaan penerbangan selalu terjadi setiap harinya.

Direktur Umum Lion Air Edward Sirait mengungkapkan setiap harinya ada 500-600 penerbangan. Dari jumlah itu 60-80 penerbangan mengalami delay.

“Hal itu kami pelajari terus, bagaimana meminimalkan, termasuk melakukan perbaikan rotasi pesawat,” kata dia, pekan ini.

Edward Sirait juga mengungkapkan bahwa selama ini tidak ada masalah dengan rasio antara jumlah pilot dengan armada yang dimiliki Lion Air. Setiap penambahan pesawat, manajemen wajib menambah kru termasuk pilot.

“Kalau enggak ada kru-nya, ya kami enggak dapat izin menambah pesawat. Tapi kalau tiba-tiba ada pilot sakit dalam jumlah banyak bersamaan, itu mungkin saja terjadi,” ucapnya.

Membandingkan dengan maskapai lain yang masih satu grup dengan Lion Air, yaitu Batik Air, Edward Sirait menuturkan sebenarnya bisa saja keterlambatan-keterlambatan penerbangan Lion Air dikurangi.

“Dan itu (100 persen) enggak mungkin tercapai. (Karena) Ada faktor cuaca dan kerusakan pesawat, ada faktor operasional bandara. Belum lagi di Indonesia, ada banjir, hujan,” pungkas Edward Sirait.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.