Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ingat Kopi, Ingat Indonesia!

Kompas.com - 15/02/2016, 18:37 WIB
Reza Pahlevi

Penulis

Produktivitas

Mari menyimak catatan yang disampaikan oleh Menteri Perindustrian Saleh Husin pada pencanangan Hari Kopi Nasional Indonesia pada 1 Oktober 2015. Menurutnya, di sektor
komoditas, kopi adalah penyumbang devisa keempat setelah kelapa sawit, karet, dan kakao. Pada saat 2014 berakhir, nilai devisa kopi mencapai 1,4 miliar dollar AS.

Sementara itu, data sampai dengan akhir 2014 menunjukkan lahan perkebunan kopi di Indonesia mencapai 1,24 juta hektar. Dari jumlah itu, luas lahan perkebunan kopi  jenis robusta adalah 933.000 hektar. Sementara sisanya, 370.000 hektar adalah perkebunan kopi arabika. Lebih lanjut, rata-rata luas kepemilikan lahan petani mencapai 0,6 hektar.

Mengenai angka produktivitas tanaman kopi, Saleh Husin menyebutkan bahwa kopi robusta, angka produktivitasnya 741 kilogram biji kopi per hektar per tahun. Sementara, produktivitas biji kopi arabika mencapai 808 kilogram per hektar tiap tahunnya.

Kemudian, data terkumpul dari Humas Provinsi Lampung pada Kamis (19/11/2015) menunjukkan bahwa Lampung merupakan penghasil kopi terbesar di Indonesia. Luas perkebunan kopi di provinsi tersebut mecapai 154.168 hektar. Adapun, dari lahan seluas itu, dihasilkan produksi 91.917 ton biji kopi kering.

Terkait dengan upaya pemerintah meningkatkan produksi kopi, Menteri Amran Sulaiman mengatakan pemerintah akan memberikan dana pengembangan kopi melalui Kredit Usaha
Rakyat (KUR). Dana untuk peningkatan produktivitas kopi mencapai Rp 5,6 triliun. Dari jumlah itu, Rp 4,4 triliun digunakan untuk intensifikasi. Sementara, sisanya untuk keperluan penanaman kembali. "Kami akan mempercepat intensifikasi lahan kopi 100.000 hektar sampai akhir tahun," kata Amran.

Sementara, Gubernur Jambi Zumi Zola yang ikut dalam rapat itu mengemukakan harapannya. Meski Jambi bukan daerah penghasil kopi terbesar, program bantuan pemerintah bakal membuat Provinsi Jambi bisa berkontribusi dalam produksi kopi nasional. “Kami akan membuat lahan pangan abadi. Salah satunya memproduksi kopi. Ini akan berjalan baik dengan adanya bantuan pemerintah seperti ini,” Ujar Zumi Zola.

Berbagai harapan dalam rapat tersebut semoga menjadi langkah nyata. Apabila Indonesia sudah berhasil menjadi nomor satu dalam kategori negara penghasil kopi dunia, bukan tidak mungkin bakal muncul slogan, ingat kopi, ingat Indonesia!

Thinkstockphotos Ilustrasi
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Beda Suara 2 Menteri Jokowi Soal Penyaluran Bansos Tidak Tepat Sasaran

Beda Suara 2 Menteri Jokowi Soal Penyaluran Bansos Tidak Tepat Sasaran

Whats New
Upaya merger UUS BTN dan Bank Muamalat Belum Ada Titik Terang, DPR Apresiasi Upaya Kehati-hatian

Upaya merger UUS BTN dan Bank Muamalat Belum Ada Titik Terang, DPR Apresiasi Upaya Kehati-hatian

Whats New
Dampak Relaksasi Impor, Industri Tekstil RI Diprediksi Terus Alami Penurunan Daya Saing

Dampak Relaksasi Impor, Industri Tekstil RI Diprediksi Terus Alami Penurunan Daya Saing

Whats New
Pelemahan Rupiah Bikin Maskapai Babak Belur

Pelemahan Rupiah Bikin Maskapai Babak Belur

Whats New
BUMN Pelni Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1, Simak Persyaratannya

BUMN Pelni Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1, Simak Persyaratannya

Work Smart
Ajang BTN Jakarta International Marathon (JAKIM) 2024 Diikuti 15.000 Peserta, Dorong 'Sports Tourism' Jakarta

Ajang BTN Jakarta International Marathon (JAKIM) 2024 Diikuti 15.000 Peserta, Dorong "Sports Tourism" Jakarta

Whats New
Program 'River Clean Up' Bersihkan 139 Kg Sampah dari Sekitar Sungai Ciliwung

Program "River Clean Up" Bersihkan 139 Kg Sampah dari Sekitar Sungai Ciliwung

Whats New
Andre Taulany Cari Karyawan, Simak Posisi dan Syarat Lowongan Kerjanya

Andre Taulany Cari Karyawan, Simak Posisi dan Syarat Lowongan Kerjanya

Whats New
Ini Upaya PetroChina Jabung Amankan Pasokan Gas Dalam Negeri

Ini Upaya PetroChina Jabung Amankan Pasokan Gas Dalam Negeri

Whats New
Kala Mendiang Tanri Abeng Berantas Korupsi Sedemikian Parah di Garuda

Kala Mendiang Tanri Abeng Berantas Korupsi Sedemikian Parah di Garuda

Whats New
OJK Harap Program Penjaminan Polis Dapat Tingkatkan Kepercayaan Nasabah Asuransi

OJK Harap Program Penjaminan Polis Dapat Tingkatkan Kepercayaan Nasabah Asuransi

Whats New
Cara Buka Blokir ATM BCA Tanpa ke Bank dan Syarat yang Diperlukan

Cara Buka Blokir ATM BCA Tanpa ke Bank dan Syarat yang Diperlukan

Spend Smart
Jurus Pertamina Patra Niaga Layani Kebutuhan Energi Sampai ke Pelosok

Jurus Pertamina Patra Niaga Layani Kebutuhan Energi Sampai ke Pelosok

Whats New
Pemkab Lebak Berhasil Turunkan Inflasi dari 4 Persen Per Januari Jadi 2 Persen Pada Mei 2024

Pemkab Lebak Berhasil Turunkan Inflasi dari 4 Persen Per Januari Jadi 2 Persen Pada Mei 2024

Whats New
Minggu 23 Juni, MRT Beroperasi hingga Jam 24.00 untuk Dukung Jakarta International Marathon

Minggu 23 Juni, MRT Beroperasi hingga Jam 24.00 untuk Dukung Jakarta International Marathon

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com