Kantor Pusat Berada di Lahan Bermasalah, Ini Komentar BCA

Kompas.com - 16/02/2016, 06:00 WIB
Kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta. Dian Ardiahanni/Kompas.comKawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta.
|
EditorBambang Priyo Jatmiko
JAKARTA, KOMPAS.com - Menara BCA menjadi salah satu bangunan yang keberadaannya dianggap tidak sesuai dengan perjanjian antara PT Hotel Indonesia Natour dengan PT Cipta Karya Bumi Indah (CKBI) dan PT Grand Indonesia.

Hal ini karena bangunan tersebut di luar empat obyek fisik bangunan yang disepakati dalam kontrak perjanjian Build, Operate, Transfer (BOT) yang diteken pada 13 Mei 2004.

(Baca: Dua Bangunan di Kawasan Hotel Indonesia Dianggap Menyalahi Kontrak)

Salah satu perusahaan yang menempati lahan tersebut adalah PT Bank Central Asia Tbk yang menjadikan Menara BCA sebagai kantor pusatnya. Lalu, bagaimana tanggapan BCA atas masalah tersebut?

"Kami hanya sebagai tenant. Kamimenjalankan kewajiban dan semua urusan terkait hal ini secara legal. Selama ini tidak ada masalah," kata Corporate Secretary BCA Inge Setiawati kepada Kompas.com, Senin (15/2/2016).

Inge menjelaskan, BCA sama sekali tidak terlibat permasalahan tersebut. Namun demikian, perseroan tetap mencermati perkembangan yang ada.

Sebagai tenant, kata dia, selama ini BCA tidak mengalami kendala apapun terkait penggunaan gedung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.