Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal Peranan Analis, Manajer Investasi, dan Komite Investasi

Kompas.com - 23/02/2016, 06:08 WIB
Oleh Rudiyanto
@rudiyanto_zh

KOMPAS.com - Dalam kegiatan pengelolaan reksa dana oleh Manajer Investasi, biasanya mereka dibantu oleh para analis. Selain itu, terdapat pula komite investasi yang namanya bisa kita lihat dalam prospektus reksa dana. Seperti peranan mereka dalam pengelolaan investasi reksa dana?

Secara umum, divisi pengelola investasi terdiri dari 2 divisi utama yaitu divisi analis dan manajer investasi. Tugas dari divisi analis adalah menyiapkan data-data berkaitan dengan perkembangan ekonomi global, ekonomi nasional, perkembangan kinerja perusahaan, data saham, obligasi dan segala data lainnya yang diperlukan untuk pengambilan keputusan investasi.

Dalam pasar modal, divisi analis di manajer investasi ini dikenal dengan istilah “buy side analyst”. Artinya mereka mengumpulkan data-data untuk dijadikan sebagai pedoman bagi “client” mereka yaitu manajer investasi untuk pengambilan keputusan. Orientasi dari riset yang dihasilkan adalah bagaimana agar dapat menghasilkan reksa dana yang berkinerja lebih baik dibandingkan pasar.

Lawan dari buy side analyst adalah sell side analyst. Tugas mereka sama, namun “client” mereka adalah nasabah perusahaan sekuritas sehingga orientasi risetnya adalah bagaimana agar investor lebih sering bertransaksi sehingga menghasilkan biaya transaksi bagi perusahaan. Oleh karena itu, analisa yang dihasilkan biasanya bersifat jangka pendek.Tentu saja, meski berorientasi transaksi, hasil analisa mereka juga harus tepat atau lebih banyak tepatnya. Jika tidak, tentu tidak akan dipercaya.

Karena orientasi dari buy side analis adalah ke internal, biasanya hasil riset mereka lebih tertutup karena hanya diperuntukkan bagi manajer investasi dan para agen pemasarnya dalam rangka memberikan edukasi mengenai kondisi pasar terakhir.

Oleh sebab itu, jika kita membaca berita finansial, biasanya para analis yang diwawancarai biasanya adalah adalah sell side analyst.Sebab orientasi mereka lebih kepada nasabah langsung. Dan semakin sering muncul di media massa, sedikit banyak akan memberikan nilai positif karena meningkatkan kredibilitas baik si analis ataupun perusahaan tempatnya bekerja.

Tugas dari divisi manajer investasi adalah mengelola reksa dana. Berdasarkan data dan informasi yang dikumpulkan oleh divisi riset, mereka mengambil keputusan mengenai pengelolaan reksa dana mulai dari aset alokasi, pemilihan sektor hingga transaksi jual beli secara aktif untuk mendapatkan keuntungan.

Tidak jarang, personel di divisi manajer investasi ini dulunya adalah seorang analis.Namun ada juga yang lebih senang tetap menjadi analis daripada manajer investasi.

Dalam pengambilan keputusan, manajer investasi mendapatkan masukan dari berbagai sumber. Mulai dari buy side analyst, sell side analyst, riset eksternal, hingga informasi dari manajemen perusahaan langsung yang menjadi tujuan investasinya. Dalam pengelolaannya, manajer investasi juga secara berkala mengadakan pertemuan dengan anggota komite investasi.

Komite investasi adalah tim yang bertugas mengarahkan dan mengawasi Tim Pengelola Investasi dalam menjalankan kebijakan dan strategi investasi sehari-hari. Biasanya komite ini terdiri dari direksi, komisaris, atau para ahli yang dianggap berkompeten. Pada perusahaan manajer investasi asing, tidak jarang komite investasi juga diisi oleh perwakilan dari divisi investasi dari luar negeri.

Peranan dari komite investasi bisa berbeda pada setiap perusahaan. Ada yang cenderung lebih pasif karena mempercayakan kepada tim pengelola investasinya. Ada pula yang lebih aktif hingga menetapkan batasan saham dan obligasi apa saja yang boleh diinvestasikan dan mana yang tidak berdasarkan filosofi investasi perusahaan.

Meski terdapat komite investasi, keputusan akhir tetap ada di tangan Manajer Investasi dan komite investasi tidak bisa menjalankan operasional pengelolaan dana langsung. Sesuai dengan peraturan OJK, Manajer Investasi wajib mendokumentasikan hasil riset dan rapat-rapat berkaitan dengan dasar pengambilan keputusan.

Dokumentasi tersebut selanjutnya juga menjadi salah satu objek audit tahunan.Pada prinsipnya, pengelolaan portofolio oleh Manajer Investasi harus memiliki dasar yang bisa dipertanggung jawabkan.Salah satunya adalah melalui dokumentasi tersebut.

Sebenarnya peranan dari para analis, manajer investasi dan komite investasi tersebut adalah bagaimana agar dana milik masyarakat yang dipercayakan melalui reksa dana dapat dikelola secara profesional, memiliki dasar analisa yang kuat dan tidak melanggar koridor peraturan dan etika yang berlaku.

Demikian artikel ini, semoga bermanfaat.

- -
*Rudiyanto adalah penulis Buku “Sukses Finansial dengan reksa dana” dan “Fit Focus Finish” yang diterbitkan oleh Elex Media. Head of Operation and Business Development Panin Asset Management. Salah satu Manajer Investasi terbesar di Indonesia, penerima penghargaan reksa dana Tertinggi, Terbaik dan Terfavorit pada tahun 2015 oleh Majalah Investor – Infovesta. Rudiyanto juga merupakan anggota Kelompok Kerja (POKJA) Otoritas Jasa Keuangan untuk peningkatan Literasi Keuangan di Indonesia.  Blog rudiyanto.blog.kontan.co.id
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Daftar 15 BUMN dengan Laba Terbesar Sepanjang 2023

Daftar 15 BUMN dengan Laba Terbesar Sepanjang 2023

Whats New
Rupiah Diramal Jatuh ke Rp 16.800 Per Dollar AS, Akankah BI Naikkah Suku Bunga?

Rupiah Diramal Jatuh ke Rp 16.800 Per Dollar AS, Akankah BI Naikkah Suku Bunga?

Whats New
Peluang Perawat Indonesia Bekerja di Belanda Terbuka Lebar

Peluang Perawat Indonesia Bekerja di Belanda Terbuka Lebar

Work Smart
Pertamina dan PLN Masuk 10 Besar Perusahaan Energi Terbesar Asia Tenggara 2024 Versi Fortune

Pertamina dan PLN Masuk 10 Besar Perusahaan Energi Terbesar Asia Tenggara 2024 Versi Fortune

Whats New
Adaro Minerals Buka Lowongan Kerja hingga 30 Juni 2024, Simak Persyaratannya

Adaro Minerals Buka Lowongan Kerja hingga 30 Juni 2024, Simak Persyaratannya

Work Smart
Cerita Tiarsih Bangun Kampung Rosella, Tingkatkan Ekonomi dari Komoditas Daerah

Cerita Tiarsih Bangun Kampung Rosella, Tingkatkan Ekonomi dari Komoditas Daerah

Smartpreneur
HUMI Bakal Bagikan Dividen Rp 18,04 Miliar

HUMI Bakal Bagikan Dividen Rp 18,04 Miliar

Whats New
Boeing Angkat Mantan Diplomat Australia Jadi Presiden Asia Tenggara

Boeing Angkat Mantan Diplomat Australia Jadi Presiden Asia Tenggara

Whats New
Holding BUMN Danareksa Bagi-bagi 212 Hewan Kurban ke 16.000 KK

Holding BUMN Danareksa Bagi-bagi 212 Hewan Kurban ke 16.000 KK

Whats New
Prudential Gandeng Mandiri Investasi, Luncurkan Subdana untuk Nasabah Standard Chartered

Prudential Gandeng Mandiri Investasi, Luncurkan Subdana untuk Nasabah Standard Chartered

Earn Smart
Pertamina Peringkat Ketiga Perusahaan Terbesar di Asia Tenggara Versi Fortune 500

Pertamina Peringkat Ketiga Perusahaan Terbesar di Asia Tenggara Versi Fortune 500

Whats New
Marak PHK di Industri Tekstil, Asosiasi: Ribuan Pekerja Belum Terima Pesangon

Marak PHK di Industri Tekstil, Asosiasi: Ribuan Pekerja Belum Terima Pesangon

Whats New
Daya Saing Indonesia Terbaik ke-27 Dunia, Ungguli Jepang dan Malaysia

Daya Saing Indonesia Terbaik ke-27 Dunia, Ungguli Jepang dan Malaysia

Whats New
10 Raja Terkaya di Dunia, Raja Inggris Tak Masuk Daftar

10 Raja Terkaya di Dunia, Raja Inggris Tak Masuk Daftar

Earn Smart
BPR Perlu Percepatan Digitalisasi untuk Hadapi Tantangan Global

BPR Perlu Percepatan Digitalisasi untuk Hadapi Tantangan Global

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com