Di Hadapan Komisi V DPR, Sikap Jonan Tak Kendur Terkait KA Cepat

Kompas.com - 25/02/2016, 14:50 WIB
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan. KOMPAS.com/SRI LESTARI Menteri Perhubungan Ignasius Jonan.
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorM Fajar Marta
JAKARTA, KOMPAS.com — Sikap Menteri Perhubungan Ignasius Jonan tak kendur terkait proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

Di hadapan Komisi V DPR RI, Jonan bicara lantang bahwa proyek yang peletakan batu pertamanya sudah dilakukan Presiden Jokowi itu harus memenuhi aturan yang berlaku.

"Kami akan menjalankan tupoksi kami secara teknis sesuai peraturan perundang-undangan," ujar Jonan saat rapat kerja dengan Komisi V DPR RI, Jakarta, Kamis (25/2/2016).

Mayoritas anggota Komisi V mendukung langkah Jonan. Meski begitu, beberapa juga memberikan catatan.

"Ada dokumen (studi kelayakan) yang amburadul. Ada yang dari Jepang, ada dari China. Tolong nanti itu konsisten saja," kata Nizar Zahro dari Fraksi Gerindra.

Sebulan pasca-peletakan batu pertama, proyek KA cepat belum juga mendapatkan izin pembangunan dari Jonan.

Bahkan, Jonan juga belum mengeluarkan izin konsesi dan izin usaha kereta cepat.

Mantan bos KAI itu juga kembali menegaskan bahwa negara tidak akan memberikan jaminan apa pun untuk proyek kereta cepat.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X