Dokumen KA Cepat Berbahasa China, Jonan Tawarkan Diri untuk Bantu Revisi

Kompas.com - 25/02/2016, 21:04 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorBambang Priyo Jatmiko
JAKARTA, KOMPAS.com - Sebulan pasca peletakan batu pertama kereta cepat Jakarta-Bandung, masih banyak dokumen yang belum direvisi oleh PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Termasuk dokumen berbahasa mandarin.

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan pun melontarkan guyonan dengan menawarkan diri merevisi dokumen itu sendiri.

"Apa yang buatkan (revisi) saya saja?," tanya Jonan sembari tersenyum ke wartawan usai rapat kerja dengan Komisi V DPR RI, Jakarta, Kamis (25/2/2016).

Wartawan yang mengerumuni mantan bos KAI itu pun langsung tertawa mendengar pertanyaan Jonan itu.

Sejak awal, Kemenhub memang mempertanyakan mengapa KCIC menyerahkan dokumen rancang bangun yang berbahasa mandarin. Lantaran tak mengerti, dokumen itu pun dikembalikan kepada KCIC.

Tapi, hingga kini dokumen tersebut belum juga direvisi. Selain dokumen rancang bangun, dokumen studi kelayakan yang harus direvisi. Jonan mengatakan akan menunggu revisi dokumen-dokumen tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.