BPS: Jumlah Pekerja Asing yang Masuk Indonesia Melonjak 73 Persen

Kompas.com - 01/03/2016, 12:52 WIB
Ilustrasi: pembangunan gedung
www.shutterstock.comIlustrasi: pembangunan gedung
|
EditorBambang Priyo Jatmiko
JAKARTA, KOMPAS.com — Jumlah pekerja asing paruh waktu yang masuk ke Indonesia pada awal tahun 2016 melonjak signifikan.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, ada 37.991 kunjungan warga negara asing (WNA) ke Indonesia untuk waktu singkat atau kurang dari setahun.

Dari angka tersebut, WNA yang berkunjung tidak untuk bekerja tercatat dalam 12.754 kunjungan, dan yang bekerja paruh waktu tercatat dalam 25.238 kunjungan.

Pada bulan sebelumnya, jumlah WNA yang berkunjung untuk bekerja paruh waktu tercatat dalam 14.550 kunjungan.

Kepala BPS Suryamin mengatakan, pemerintah harus mencermati kunjungan WNA untuk bekerja paruh waktu.

"Dibandingkan dengan Desember 2015 atau sebulan sebelumnya, WNA yang berkunjung untuk bekerja paruh waktu jumlahnya melonjak 73,46 persen," kata Suryamin dalam paparan di Jakarta, Selasa (1/3/2016).

BPS mendefinisikan, WNA yang bekerja paruh waktu contohnya adalah pekerja di jasa konstruksi, konsultan, dan instruktur.

Adapun WNA yang berkunjung tidak untuk bekerja meliputi wisatawan mancanegara, orang yang melaksanakan pendidikan dan pelatihan, pendakwah atau rohaniwan, serta peneliti.

"Yang bekerja paruh waktu, jika dibandingkan tahun lalu, naiknya tajam sampai 69,3 persen. Ini dalam rangka MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN), pemerintah harus mengantisipasi," kata Suryamin.

Pada Januari 2015, jumlah WNA yang berkunjung untuk bekerja paruh waktu tercatat dalam 14.907 kunjungan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X