Sumsel Manfaatkan Belanja Pemerintah di Sektor Infrastruktur

Kompas.com - 04/03/2016, 20:37 WIB
Ilustrasi: Pesawat Merpati Nusantara Airlines diparkir bersebelahan dengan pesawat Garuda Indonesia di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, Sumsel.
HENDRA A SETYAWANIlustrasi: Pesawat Merpati Nusantara Airlines diparkir bersebelahan dengan pesawat Garuda Indonesia di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, Sumsel.
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com - Belanja pemerintah di sektor infrastruktur hingga Januari 2016 sudah mencapai Rp 70 triliun. Sektor infrastruktur sebagaimana catatan laman kemenkeu.go.id  hari ini meliputi berbagai proyek seperti bandar udara, jalan tol, kereta api ringan, dan lain sebagainya.

Sementara itu, dari laman sumsel.bps.go.id hari ini, tercatat bahwa Provinsi Sumatera Selatan adalah salah satu provinsi di Indonesia yang memanfaatkan belanja pemerintah di sektor infrastruktur tersebut. Pemanfaatan itu dipastikan bakal mendongkrak pertumbuhan ekonomi provinsi hingga di atas 4,5 persen sebagaimana pencapaian hingga 2015 berakhir.

Sektor infrastruktur yang menjadi andalan salah satunya adalah perluasan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II. Perluasan itu, kata Direktur Utama Angkasa Pura (AP)  II Budi Karya Sumadi untuk mendukung terlaksananya pesta olahraga Asian Games pada 2018.

Untuk peningkatan kapasitas pelayanan penumpang di bandara itu, dana investasi yang digelontorkan mencapai Rp 130 miliar. Menurut rencana, proyek itu selesai pada Juli 2018. "Fasilitas terminal akan bertambah menjadi empat juta penumpang," kata Budi Karya Sumadi sembari menambahkan bahwa pada proyek itu juga akan ada penambahan konter check in menjadi 43 titik.

Secara rinci, data dari laman angkasapura2.co.id menunjukkan bahwa operasionalisasi bandara tersebut juga termasuk perluasan area sehingga bisa menampung 15 unit pesawat. Ada juga penambahan garbarata dari lima unit menjadi delapan unit.

Data juga menunjukkan pembangunan Light Rail Train (LRT) Zona 1 di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II dan pembangunan jalan tol Palembang-Indralaya juga menjadi salah satu proyek garapan. Tujuannya, kata Budi Karya Sumadi, untuk mendukung kemudahan dan kelancaran akses dari dan menuju ke bandara.

“Perluasan bandara serta pembangunan akses transportasi LRT dan jalan tol akan menjadi daya tarik dan nilai tambah lebih bagi dari Sumsel untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang signifikan,” pungkasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X