PLN Pernah Gunakan Model Bungkus Kabel yang Ditemukan di Gorong-gorong

Kompas.com - 05/03/2016, 17:38 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko
JAKARTA, KOMPAS.com – General Manager PLN Distribusi Jakarta Raya, Syamsul Huda, menjelaskan ada kemiripan spesifikasi bungkus kabel di gorong-gorong dengan yang dipakai oleh PLN, akhir tahun 1970-an.

“Kalau menurut spesifikasi kabel yang ditemukan, kabel tersebut karakteristiknya menyerupai kabel berisolasi kertas atau minyak yang kami pernah gunakan pada akhir 70-an,” kata Syamsul melalui keterangan tertulis, Sabtu (5/3/2016).

PLN sudah lama tidak menggunakan jenis kabel seperti itu. Dalam kurun waktu 20 tahun terakhir, PLN menggunakan kabel berjenis XLPE 3x240 mm2 dengan diameter armour atau bungkus pelindung kabel 10 cm.

Adapun pelindung kabel yang ditemukan di selokan atau gorong-gorong berdiameter 3-5 cm. Terlepas dari jenis bungkus kabel, Syamsul memastikan, PLN telah menerapkan standar penanaman kabel di dalam tanah.

Termasuk dengan adanya kabel 20KV yang sudah tidak dipakai lagi, tetap berada di dalam tanah dan bungkusnya tidak terkelupas.

PLN menyatakan tidak pernah memindahkan kabel tersebut atas dasar pertimbangan biaya dan perizinan.

Sampai saat ini, petugas Dinas Tata Air DKI Jakarta telah mengumpulkan bungkus kabel sebanyak 22 truk penuh. Rencananya, sore ini, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya akan kembali menyisir keberadaan bungkus kabel di sepanjang gorong-gorong Jalan Medan Merdeka Selatan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.