Jaringan Serat Optik Telekomunikasi Internet Dibangun di Indonesia Bagian Tengah

Kompas.com - 06/03/2016, 18:06 WIB
Ilustrasi penggunaan telepon genggam untuk aktivitas sehari-hari ThinkstockIlustrasi penggunaan telepon genggam untuk aktivitas sehari-hari
|
EditorM Fajar Marta
JAKARTA, KOMPAS.com – PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) dan PT Len Telekomunikasi Indonesia menandatangani perjanjian penjaminan untuk proyek strategis telekomunikasi, Palapa Ring Paket Tengah.

Direktur Utama PII, Sinthya Roesly menuturkan, dalam proyek ini pihaknya menjamin berbagai risiko sebagaimana diatur dalam perjanjian kerjasama tersebut.

“PT PII menjamin kelangsungan pembayaran dari PJPK (Kementerian Komunikasi dan Informatika) kepada badan usaha (PT Len Telekomunikasi Indonesia),” kata dia melalui keterangan tertulis kepada redaksi KOMPAS.com, Minggu (6/3/2015).

Risiko yang dimaksud misalnya adalah kegagalan Kominfo dalam pembayaran Availability Payment (AP) atau misalnya dalam pembayaran biaya terminasi.

Dia menjelaskan, sektor telekomunikasi seperti proyek Palapa Ring ini merupakan satu dari 19 sektor infrastruktur ekonomi dan sosial yang bisa dikerjasamakan dan dapat diberikan penjaminan.

Hal tersebut mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 38 tahun 2015 tentang Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha dalam Penyediaan Infrastruktur

"PT PII yang merupakan satu-satunya badan usaha penjaminan infrastruktur di bawah pembinaan Kementerian Keuangan, memberikan penjaminan atas proyek Palapa Ring,” imbuh Sinthya.

Proyek Palapa Ring Paket Tengah yang ditandatangani Jumat (4/3/2016) lalu digarap dengan menggunakan skema Availability Payment.

Dengan skema ini, risiko permintaan dari ketersediaan infrastruktur sepenuhnya diambil PJPK-nya yakni Kominfo.
(Baca: Pemerintah Teken Perjanjian Kerja Sama Proyek Palapa Ring Paket Tengah Senilai Rp 1,38 Triliun).

Dengan diambilnya risiko itu, maka badan usaha mendapatkan pengembalian investasi mereka jika dapat mencapai kriteria layanan sebagaimana telah diperjanjikan dalam perjanjian kerjasama.

Pada proyek ini, nilai investasi sekitar Rp 1,7 triliun.

Nilai tersebut sudah termasuk belanja modal dan operasional selama masa konsensi 15 tahun.

Harian Kompas Akses Internet

Proyek Palapa Ring Paket Tengah ini akan memenuhi kebutuhan telekomunikasi berbasis data dengan jaringan serat optik untuk 17 kabupaten/kota terpencil di wilayah Indonesia bagian tengah.

Paket ini akan menjangkau wilayah Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku Utara (sampai dengan Kepulauan Sangihe-Talaud).

Secara keseluruhan, Proyek Palapa Ring yang menjangkau 57 kota/kabupaten ini ditargetkan rampung pada akhir tahun 2018.

Diharapkan, infrastruktur jaringan broadband Palapa Ring sudah bisa dinikmati sepenuhnya pada 1 Januari 2019.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X