Bentuk Koperasi, Para Pengemudi Grab Car Kini Punya Payung Hukum

Kompas.com - 16/03/2016, 16:53 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorM Fajar Marta
JAKARTA, KOMPAS.com — Akta pendirian badan hukum koperasi bagi Koperasi Jasa Perkumpulan Pengusaha Rental Indonesia (PRRI) akhirnya dikeluarkan pemerintah.

Menteri Koperasi UKM AAGN Puspayoga yang menyerahkan akta itu berharap, persoalan legalitas rental mobil, termasuk angkutan online, bisa terjawab.

"Nah, dengan badan hukum koperasi ini, para pengemudi pun sudah memiliki payung hukum. Mereka sudah bisa melakukan uji kir melalui koperasi," kata Menteri Koperasi (Menkop) Puspayoga dalam siaran resmi, di Jakarta, Rabu (16/3/2016).

Selama ini, Menkop mengatakan, persoalan utama Uber atau Grab Car bukan pada aplikasinya, melainkan pada badan hukumnya.

"Perusahaan angkutan umum darat menganggap pihak lain tidak memenuhi aturan yang berlaku," kata dia.

Oleh karena itu, Puspayoga berharap, para pelaku usaha rental, termasuk Grab Car, memenuhi segala aturan yang berlaku.

Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengungkapkan bahwa pihaknya akan membantu persoalan Grab Car dan Uber.

"Rencananya, izinnya dalam bentuk koperasi. Tadi di jalan saya sudah menelepon Menteri Koperasi sehingga diharapkan semua bisa diwadahi," ucap Rudiantara di Kantor Kemenkominfo, Jakarta, Selasa (15/3/2016).

Kompas TV Pemerintah Tawarkan Solusi untuk Angkutan Online

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.