Menteri Susi Minta Kapal Pengawas yang Lebih Kuat untuk Jaga Kedaulatan Laut RI

Kompas.com - 21/03/2016, 11:45 WIB
Salah satu kapal angkatan laut China ReutersSalah satu kapal angkatan laut China
|
EditorAprillia Ika
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) Susi Pudjiastuti menginginkan adanya kapal pengawas yang lebih kuat dari yang ada sekarang ini, untuk menjaga kedaulatan laut NKRI.

Hal itu disampaikan Susi, menyusul kejadian dilepaskannya kapal pencuri ikan asal China KM Kway Fey 10078 di perairan Natuna pada Minggu (20/3/2016) dini hari.

Kapal tangkapan tersebut terpaksa dilepaskan oleh kapal pengawas KP Hiu 11, karena ada intervensi kapal coastguard China dengan ukuran yang lebih besar dan persenjataan lebih lengkap.

Susi menyayangkan, kejadian ini kembali terjadi setelah kejadian serupa pada 2013 lalu. Alasannya sama, yakni demi keselamatan awak kapal pengawas RI.

"Kalau nanti terjadi lagi, saya menyarankan KRI yang lebih besar, rutin (mengawasi) di wilayah Natuna. Karena kalau KRI kecil, cuma seupil (kalah kita). Kapal pengawas kita cuma 100GT, kapal coastguard China di atas 1000 GT," kata Susi kemarin Minggu, di kediamannya.

Susi lebih lanjut mengatakan, perlu diperbanyak kapal-kapal pengawas dengan frekuensi lebih sering beredar di titik-titik rawan aktivitas penangkapan ikan ilegal, seperti Natuna, Sulawesi, dan Arafuru, Maluku.

"Ini untuk menjaga jangan sampai ada hal-hal seperti ini lagi," kata dia lagi.

Sebagai informasi, KP Hiu 11 melakukan upaya penangkapan KM Kway Fey 10078, sebuah kapal pelaku penangkapan ikan ilegal asal China, di Perairan Natuna, pada Sabtu (19/3/2016).

Proses penangkapan tidak berjalan mulus, lantaran ada campur tangan dari kapal coastguard China, yang secara sengaja menabrak KM Kway Fey 10078. Hal itu diduga untuk mempersulit KP Hiu 11 menarik masuk KM Kway Fey 10078. (Baca: Penangkapan Pencuri Ikan di Natuna "Diganggu" Kapal China)

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X