Rhenald Kasali: Blue Bird-Taksi Express Harus Masuk ke Aplikasi "Online"

Kompas.com - 22/03/2016, 14:12 WIB
EditorBambang Priyo Jatmiko
TAPANULI UTARA, KOMPAS.com — Pakar manajemen dari Universitas Indonesia, Rhenald Kasali, menuturkan, perusahaan taksi konvensional, seperti Blue Bird dan Express, mau tak mau harus masuk ke aplikasi online.

(Baca: Demo Sopir Taksi dan Fenomena "Sharing Economy")

Hal itu perlu dilakukan untuk menyiasati semakin berkembangnya tren sharing economy yang memungkinkan masyarakat bisa memperoleh layanan transportasi dengan lebih murah.

"Jika mereka masuk ke aplikasi online, Blue Bird dan Express telah memiliki brand yang cukup kuat sehingga mereka bisa mendapatkan kepercayaan dari konsumen," ujarnya kepada Kompas.com, Selasa (22/3/2016).

Menurut Rhenald, dalam kondisi seperti saat ini, akan sulit bagi pelaku usaha transportasi konvensional untuk bertahan. Mereka harus mengikuti tren yang berkembang dengan memasuki bisnis digital.

Pada dasarnya, keributan yang terjadi hari ini antara pengemudi transportasi konvensional dan driver layanan transportasi online adalah perebutan "piring nasi". Pihak-pihak yang selama ini menikmati ceruk pasar merasa terancam dengan hadirnya pemain baru.

Sebagaimana diketahui, hari ini, demo besar-besaran terjadi dengan tuntutan agar pemerintah melarang transportasi berbasis online. Bahkan, aksi yang terjadi juga diwarnai kericuhan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.