Benarkah Aplikasi Online Mengancam Bisnis Taksi Konvensional?

Kompas.com - 22/03/2016, 19:59 WIB
Taksi Singapura menguat paska masuknya Uber dan Grab. BloombergTaksi Singapura menguat paska masuknya Uber dan Grab.
EditorWisnubrata

Selain bisnis taksi, tengok saja bisnis media, dimana banyak perusahaan media cetak harus menutup lapaknya dan beralih menjadi media digital.

Taksi di Asia

Uber dan layanan sejenis memang saat ini mengganggu bisnis konvensional taksi di Indonesia. Tapi di Singapura, era gangguan taksi Uber dan Grab sepertinya sudah berakhir.

Seperti dikutip dari Bloomberg, ComfortDelGro Corp Ltd, perusahaan taksi terbesar di Singapura, kini kembali menuai profit dan tercatat sebagai perusahaan dengan bullish paling tinggi di indeks MSCI Asia Pacific Excluding Japan.

Pada penutupan perdagangan Selasa, harga saham ComfortDelGro dengan kode saham CDSP turun 0,67 persen ke level 2.980 (dollar singapura). 

Uniknya, selama setahun terakhir, saham ComfortDelGro sudah mengalami kenaikan 3,86 persen.

Setahun lalu ketika bisnis Uber dan Grab masuk ke Singapura, saham ComfortDelGro jatuh ke level 2.877. Saat ini, saham perusahaan ini sudah berada di level 2.980.

Berdasarkan data Nomura, insentif ke driver Uber dan Grab turun 43 persen dibanding kuartal III 2015. Dua layanan taksi online ini kini diestimasi hanya punya 7 persen pangsa pasar di Singapura.

Dibanding menambah jumlah driver, Uber dan Grab di Singapura kini fokus untuk menaikkan profitabilitas. Yang artinya, meningkatkan jumlah taksi yang tersisa pada keuntungan dari kenaikan harga.


Apa yang dilakukan pemerintah Singapura untuk menyeimbangkan bisnis taksi? Pemerintah Singapura melegalkan bisnis taksi sistem ride sharing. Pemerintah memberikan sertifikat untuk mengoperasikan taksi online selama tiga tahun, berdasarkan aturan Penyedia Layanan Taksi Pihak Ketiga.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X