Target Jadi Terbesar di ASEAN, BEI Perkuat Infrastruktur TI

Kompas.com - 29/03/2016, 12:11 WIB
Ilustrasi bursa ThinkstockIlustrasi bursa
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan untuk menjadi bursa efek terbesar di Asia Tenggara pada tahun 2020.

Oleh sebab itu, BEI akan memperkuat industri pasar modal di sisi keamanan infrastruktur teknologi informasi (TI).

 

(Baca : Bursa Efek Indonesia Targetkan Jadi yang Terbesar di Asia Tenggara)

Direktur Utama BEI Tito Sulistio menyatakan, ambisi untuk menjadi yang terbesar di tingkat regional harus didukung oleh penguatan ketahanan industri pasar modal nasional.

"Kunci penguatannya, memang di teknologi informasi," kata dia di Jakarta, Selasa (29/3/2016).

Tito mengatakan, fokus pada keamanan siber pada infrastruktur IT pasar modal tersebut untuk mendukung target rata-rata transaksi harian saham senilai Rp 35 triliun.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun hingga akhir perdagangan kemarin rata-rata nilai transaksi harian di BEI sebesar Rp 5,64 triliun.

Menurut Tito, saat ini rata-rata frekuensi transaksi per hari berkisar 236.000 hingga 300.000 transaksi.

"Ada 40.000 akses gateway per hari. Sekarang ini transaksi sudah berbasis online trading," imbuhnya.

Dengan demikian, penguatan keamanan sistem IT di pasar modal juga untuk menopang aktivitas transaksi yang dilakukan hampir 450.000 investor dan sebanyak 115 anggota bursa.

"Jadi, ketahanan industri pasar modal harus kuat sekali," ungkap Tito.

Tito mengungkapkan, pihak yang paling rentan terhadap kejahatan cyber ada pada PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), diikuti oleh anggota bursa.

"Yang paling rentan ketiga adalah Indonesia Stock Exchange (IDX)," imbuh dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

ICAEW Proyeksi Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen pada 2021

ICAEW Proyeksi Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen pada 2021

Whats New
Kasus Covid-19 Melonjak, PNS Dilarang Cuti Saat Libur Nasional

Kasus Covid-19 Melonjak, PNS Dilarang Cuti Saat Libur Nasional

Whats New
Sedang Cari Lowongan Pekerjaan? Segera Kunjungi Digital Career Expo 2021

Sedang Cari Lowongan Pekerjaan? Segera Kunjungi Digital Career Expo 2021

Rilis
Libur Nasional dan Cuti Bersama 2021 Direvisi Lagi, Apa Saja Yang Diganti ?

Libur Nasional dan Cuti Bersama 2021 Direvisi Lagi, Apa Saja Yang Diganti ?

Whats New
Pertamina Group Buka Lowongan Kerja, Cek Posisi dan Syaratnya

Pertamina Group Buka Lowongan Kerja, Cek Posisi dan Syaratnya

Work Smart
Kemnaker Gagalkan Pengiriman 11 Pekerja Migran Ilegal

Kemnaker Gagalkan Pengiriman 11 Pekerja Migran Ilegal

Rilis
Menaker Sebut Upah Buruh Turun 5,2 Persen Selama Pandemi Covid-19

Menaker Sebut Upah Buruh Turun 5,2 Persen Selama Pandemi Covid-19

Whats New
Bangun PLTA di Sumbar, PLN Dapat Dana Hiba Rp 20,55 dari Perancis

Bangun PLTA di Sumbar, PLN Dapat Dana Hiba Rp 20,55 dari Perancis

Whats New
Lelang Aset Asabri dan Jiwasraya, DJKN: Target Dapat Hasil Setinggi-tingginya

Lelang Aset Asabri dan Jiwasraya, DJKN: Target Dapat Hasil Setinggi-tingginya

Whats New
Kemenhub Mediasi Penyelesaian Santunan Pelaut RI yang Meninggal di Singapura

Kemenhub Mediasi Penyelesaian Santunan Pelaut RI yang Meninggal di Singapura

Whats New
Kapan Moge dan Brompton Selundupan Mantan Dirut Garuda Dilelang? Ini Kata DJKN

Kapan Moge dan Brompton Selundupan Mantan Dirut Garuda Dilelang? Ini Kata DJKN

Whats New
[TREN TEKNOLOGI KOMPASIANA] Perawatan Spooring dan Balancing | Masyarakat Jepang Ogah Gunakan Kendaraan Pribadi

[TREN TEKNOLOGI KOMPASIANA] Perawatan Spooring dan Balancing | Masyarakat Jepang Ogah Gunakan Kendaraan Pribadi

Rilis
IHSG Anjlok 1 Persen di Akhir Pekan, Rupiah Ikut Melemah

IHSG Anjlok 1 Persen di Akhir Pekan, Rupiah Ikut Melemah

Whats New
Saham Unilever Indonesia Anjlok 30,95 Persen sejak Awal Tahun, Ini Pemicunya

Saham Unilever Indonesia Anjlok 30,95 Persen sejak Awal Tahun, Ini Pemicunya

Whats New
Banyak Penipuan Lelang, Ini Ciri-cirinya

Banyak Penipuan Lelang, Ini Ciri-cirinya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X