Data Kartu Kredit Akan Dipakai untuk Kejar Wajib Pajak

Kompas.com - 29/03/2016, 13:07 WIB
Presiden Jokowi memberikan arahan dalam Rapimnas III Ditjen Pajak di Jakarta Selasa (29/3/2016) Estu SuryowatiPresiden Jokowi memberikan arahan dalam Rapimnas III Ditjen Pajak di Jakarta Selasa (29/3/2016)
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan menggunakan data dari berbagai pihak untuk penerimaan pajak, termasuk data kartu kredit.

Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro mengatakan, akses terhadap data sangat penting dalam penerimaan pajak. Sebab, mengumpulkan pajak tanpa data ibarat berperang tanpa menggunakan senjata.

"Jadi kita masih butuh akses data yang lebih banyak itu aja, termasuk kominfo, termasuk perbankan, pokoknya segala macam. Perbankan kan tidak harus rekeningnya. Bisa pemakaian kartu kredit. Itu kan sesuatu yang bisa kita akses, sebetulnya," kata Bambang, di Jakarta, Selasa (29/3/2016).

Bambang menekankan, DJP tahun ini akan fokus mengejar wajip pajak orang pribadi yang selama ini realisasi penerimaannya masih sangat rendah. Pada tahun lalu realisasi penerimaan pajak dari wajib pajak orang pribadi baru mencapai Rp 9 triliun.

Dalam Rapimnas III Direktorat Jenderal Pajak, Kemenkeu, Bambang meminta dukungan Presiden Joko Widodo untuk penguatan DJP.

"Karena itu kami mohon kepada Presiden selaku kepala negara memberi dukungan ke DJP terutama untuk akses data dari berbagai pihak," kata Bambang dalam sambutan Rapimnas III DJP Kemenkeu.

Presiden RI Joko Widodo menyampaikan kedatangannya dalam Rapimnas III DJP Kemenkeu adalah untuk memberikan arahan seluruh pimpinan kantor wilayah di seluruh Indonesia, agar penerimaan pajak tahun ini bisa mencapai target Rp 1.360 triliun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya ke sini sudah dua kali. Artinya saya dukung penuh pegawai pajak. Saya sudah sampaikan ke seluruh aparat bahwa target penerimaan negara itu sangat penting," ucap Jokowi.



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sederet Fakta Dibalik Polemik Anggaran Laptop Pelajar Kemendikbud

Sederet Fakta Dibalik Polemik Anggaran Laptop Pelajar Kemendikbud

Whats New
Sri Mulyani Bebaskan Pajak Kapal Pesiar dan Yacht Khusus untuk Wisata

Sri Mulyani Bebaskan Pajak Kapal Pesiar dan Yacht Khusus untuk Wisata

Whats New
Efek Sepi Penumpang, 35 Persen Karyawan Lion Air Group Dirumahkan

Efek Sepi Penumpang, 35 Persen Karyawan Lion Air Group Dirumahkan

Whats New
Pahami Beda PBG, SLF, dan Surat Bukti Kepemilikan Bangunan Gedung

Pahami Beda PBG, SLF, dan Surat Bukti Kepemilikan Bangunan Gedung

Whats New
Viral Cuitan Nasabah Mengaku Kehilangan Uang di BRI, Ternyata Dipakai Suaminya

Viral Cuitan Nasabah Mengaku Kehilangan Uang di BRI, Ternyata Dipakai Suaminya

Whats New
UMKM Batik Ini Tembus Ekspor ke Mancanegara Berkat Program Shopee

UMKM Batik Ini Tembus Ekspor ke Mancanegara Berkat Program Shopee

Smartpreneur
Pengertian Faktor Produksi, Jenis, dan Contohnya

Pengertian Faktor Produksi, Jenis, dan Contohnya

Whats New
[POPULER DI KOMPASIANA] Kebiasaan Memberi Tip | Kekalahan Marcus/Kevin | Susur Sungai Musi

[POPULER DI KOMPASIANA] Kebiasaan Memberi Tip | Kekalahan Marcus/Kevin | Susur Sungai Musi

Rilis
Cara Mengurus PBG Pengganti IMB Secara Online

Cara Mengurus PBG Pengganti IMB Secara Online

Whats New
7 Konglomerat Pemilik Bank Paling Tajir di Indonesia

7 Konglomerat Pemilik Bank Paling Tajir di Indonesia

Whats New
Daftar 166 Wilayah yang Pekerjanya Dapat Subsidi Gaji Rp 1 Juta

Daftar 166 Wilayah yang Pekerjanya Dapat Subsidi Gaji Rp 1 Juta

Whats New
Melalui Startup Nium, TelkomGroup Harap Keamanan Transaksi Keuangan Perusahaan Indonesia Terjamin

Melalui Startup Nium, TelkomGroup Harap Keamanan Transaksi Keuangan Perusahaan Indonesia Terjamin

Whats New
Luhut Minta Kementerian dan BUMN Segera Atasi Limbah Medis Covid-19

Luhut Minta Kementerian dan BUMN Segera Atasi Limbah Medis Covid-19

Whats New
Wirausaha Sosial, Inovasi, dan Gerakan Masyarakat Sipil Berbasis Komunitas

Wirausaha Sosial, Inovasi, dan Gerakan Masyarakat Sipil Berbasis Komunitas

Smartpreneur
Cerita Kenny Santana dari Travelpreneur Menjadi Seller Online

Cerita Kenny Santana dari Travelpreneur Menjadi Seller Online

Smartpreneur
komentar di artikel lainnya
Close Ads X