Pertaruhan 3,5 Miliar Dollar AS Foxconn Untuk Tetap Bersama Apple

Kompas.com - 01/04/2016, 10:30 WIB
Penulis Aprillia Ika
|
EditorAprillia Ika

SEOUL, KOMPAS.com - Setelah mengakuisisi perusahaan Jepang Sharp Corp, Foxconn berharap dapat menjadi perusahaan yang memberikan teknologi layar high-end OLED terkini, untuk perangkat masa depan Apple Inc.

Saat ini, Apple merupakan kustomer utama Foxconn, terutama dalam hal perakitan iPhone.

Namun, walaupun ada Foxconn dibelakangnya, Sharp tetap saja menghadapi persaingan yang ketat dengan rival-rivalnya, yang mengembangkan panel display lebih mutakhir, yakni yang bisa dilipat atau "foldable".

Ahli industri mengatakan, produsen display China seperti BOE Technology Group dan Tianma Microelectronics saat ini memiliki perkembangan cepat dalam hal teknologi organic light emitting diode (OLED).

Foxconn, atau secara resmi Hon Hai Precision Industry Co, memiliki serangkaian bisnis yang meliputi bisnis layar datar. Dengan penambahan Sharp, yang menyuplai layar untuk iPhone, akan membuat Foxconn jadi produsen panel liquid crystal display (LCD) utama di dunia.

Sayangnya, Sharp yang saat ini didera kerugian yang besar, belum pernah memproduksi OLED. Hal ini akan jadi risiko besar bagi Foxconn.

"Saat Sharp memproduksi OLED, pasti akan terkejar oleh produsen China. Artinya, bukan hanya Hon Hai dalam permainan ini," kata Vincent Chen, analis Yuanta Investment Consulting di Taipei. "Risiko investasi Hon Hai dengan Sharp relatif besar," lanjut dia.

Kemahalan

Chairman Foxconn Technology Group Terry Gou sebenarnya sudah memangkas harga pembelian Sharp sebesar 100 miliar yen atau 890 miliar dollar AS, dari harga sebelumnya.

Harga ini dinilai beberapa pengamat masih mahal. Foxconn menghabiskan dana 389 miliar yen pada Rabu lalu untuk membeli Sharp, dengan harga 88 yen per saham. Foxconn akan memiliki 34 persen saham Sharp.

Perjanjian ini memberikan Sharp valuasi 16,3 kali dalam 12 bulan earning terakhir. Valuasi menengah untuk Sharp di 12.1 kali.

"Sekaleng cacing dengan harga diskon tetaplah sekaleng cacing. Memberikan Sharp keuntungan malah menempatkan Hon Hai pada risiko. Hon Hai sepertinya mebeli Sharp terlalu mahal," kata Alberto Moel, analis teknologi di Sanford C. Bernstein & Co.

Kompas TV Apple Paling Banyak Muncul Di Film Box Office
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemenkop UKM dan Grab Sinergi Dorong UMKM Onboarding Digital

Kemenkop UKM dan Grab Sinergi Dorong UMKM Onboarding Digital

Rilis
Startup Workmate Angkat Eksekutif Baru Managing Director Indonesia

Startup Workmate Angkat Eksekutif Baru Managing Director Indonesia

Work Smart
Kemenko Perekonomian: Lin Che Wei Tak Terlibat dalam Pembahasan Minyak Goreng di Kementerian

Kemenko Perekonomian: Lin Che Wei Tak Terlibat dalam Pembahasan Minyak Goreng di Kementerian

Whats New
Gratis, Ini Syarat dan Cara Daftar GoFood 2022 Online

Gratis, Ini Syarat dan Cara Daftar GoFood 2022 Online

Smartpreneur
Cara Kerja Sistem MLFF Gunakan GNSS, Pengganti E-toll

Cara Kerja Sistem MLFF Gunakan GNSS, Pengganti E-toll

Whats New
Tinggal Sebulan, Harta yang Diungkap dalam PPS Tembus Rp 91,6 Triliun

Tinggal Sebulan, Harta yang Diungkap dalam PPS Tembus Rp 91,6 Triliun

Whats New
Pencabutan Larangan Ekspor CPO Dinilai Jadi Langkah Strategis Pulihkan Ekonomi

Pencabutan Larangan Ekspor CPO Dinilai Jadi Langkah Strategis Pulihkan Ekonomi

Whats New
Kemenko Perekonomian Ungkap Peran Lin Che Wei di Pemerintah, Ini Jawabannya

Kemenko Perekonomian Ungkap Peran Lin Che Wei di Pemerintah, Ini Jawabannya

Whats New
Catat Syarat dan Cara Daftar GrabFood 2022 Online

Catat Syarat dan Cara Daftar GrabFood 2022 Online

Smartpreneur
Ada Pengerjaan Proyek di Stasiun Manggarai, Ini Perubahan Rute Operasi KRL Commuter

Ada Pengerjaan Proyek di Stasiun Manggarai, Ini Perubahan Rute Operasi KRL Commuter

Whats New
Pengamat: Investasi di GoTo Bukan untuk Cari Cuan Harian atau Mingguan, melainkan Prospek Jangka Panjang

Pengamat: Investasi di GoTo Bukan untuk Cari Cuan Harian atau Mingguan, melainkan Prospek Jangka Panjang

Whats New
Upayakan Aplikasi MLFF Bebas Kuota Internet, Roatex Jajaki Operator Telekomunikasi

Upayakan Aplikasi MLFF Bebas Kuota Internet, Roatex Jajaki Operator Telekomunikasi

Whats New
Simak Syarat dan Cara Daftar Online Shopee Food Merchant

Simak Syarat dan Cara Daftar Online Shopee Food Merchant

Smartpreneur
Bakal Dibahas di Forum G20, Sri Mulyani Sebut Gaji Perempuan 30 Persen Lebih Rendah

Bakal Dibahas di Forum G20, Sri Mulyani Sebut Gaji Perempuan 30 Persen Lebih Rendah

Whats New
Kenapa 100K Artinya Rp 100.000? Simak Asal Usul Arti K pada Harga

Kenapa 100K Artinya Rp 100.000? Simak Asal Usul Arti K pada Harga

Spend Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.