Agar Suku Bunga Turun, BI Minta Inflasi Tetap Terjaga

Kompas.com - 01/04/2016, 15:26 WIB
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara KOMPAS.com/Sabrina AsrilDeputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara
|
EditorM Fajar Marta

JAKARTA, KOMPAS.com - Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) bulan Maret 2016 tercatat sebesar 0,19 persen.

Meski lebih tinggi dari bulan Februari yang tercatat deflasi, namun tetap masih berada dalam kisaran yang dipatok Bank Indonesia (BI).

"Inflasi Maret lebih tinggi month to month (secara bulanan)-nya, Februari deflasi. Maret ini 0,19 persen, berarti year on year 4,45 persen. Masih dalam range BI antara 3 sampai 5 persen," kata Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara di Jakarta, Jumat (1/4/2016).

Mirza menuturkan, akan lebih baik apabila inflasi dapat dijaga hingga di bawah 4,5 persen hingga akhir tahun 2016.

Pasalnya, tingkat inflasi yang rendah akan berpengaruh terhadap suku bunga.

Menurut Mirza, salah satu faktor yang menentukan suku bunga dana adalah inflasi.

Sebab, kata dia, suku bunga dana pasti di atas inflasi.

Sehingga, apabila suku bunga dana ditargetkan turun, maka inflasi harus turun pula.

BI/M Fajar Marta Perkembangan Berbagai Jenis Suku Bunga

 

Adapun terkait suku bunga kredit, besarannya pasti di atas suku bunga dana.

Dengan demikian, berbicara tentang suku bunga dana tentunya terkait erat dengan inflasi.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.