Bandara Supadio Pontianak Ditargetkan Bisa Tampung 3,2 Juta Penumpang

Kompas.com - 01/04/2016, 17:12 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

PONTIANAK, KOMPAS.com – PT Angkasa Pura II tengah memperluas Bandara Internasional Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat.

Jika pembangunan telah selesai, bandara tersebut diharapkan dapat menampung 3,2 juta penumpang per tahun.

“Kami menargetkan bisa menambah daya tampung 3,2 juta penumpang per tahun dari sebelumnya hanya 2,5 juta penumpang,” ujar Direktur Utama Angkasa Pura II Budi Karya Sumadi saat meninjau pengerjaan pengembangan Bandara Supadio di Pontianak, Kalimantan Barat, pekan ini.

Adapun proses pengembangan bandara ini dilakukan secara bertahap karena pelaksanaannya tanpa menghentikan operasional bandara.

Setelah tahap pertama yang dimulai sejak 2011 hingga 2015 selesai, saat ini pengerjaan dilanjutkan dengan pembangunan tahap kedua.

Bangunan terminal penumpang yang baru dibangun di atas lahan seluas 32.000 meter persegi atau lima kali lipat lebih luas dari terminal saat ini, yakni 6.936 meter persegi, dan sudah terealisasi 60 persen.

“Saat ini perkembangannya sudah 60 persen dan ditargetkan pertengahan Desember 2016 sudah dapat dioperasikan,” kata Budi Karya.

Investasi Rp 400 miliar

Dalam pelaksanaan proyek ini, PT Angkasa Pura II menggandeng dua kontraktor nasional, yaitu PT Hutama Karya dan PT Adhi Karya. Diperkirakan, pengembangan Bandara Supadio ini menghabiskan total dana Rp 400 miliar yang berasal dari kas internal.

“Rp 400 miliar itu secara total dan berasal dari kas internal,” kata Budi.

Selain itu, Budi mengatakan, pada tahap ini, akan dilakukan percepatan pekerjaan dengan penambahan tenaga kerja, penambahan jam kerja, serta menambah alat pendukung lainnya.

“Secara teknis, AP II akan melakukan percepatan atau overlapping. Tadinya mau ditambah jadi tiga shift, tetapi menurut saya kalau malam itu pekerjaan enggak efektif karena kerja yang efektif itu saat siang. Jadi, tetap dua shift, tetapi orangnya ditambah,” ungkapnya.

Adapun Bandara Supadio kini melayani rute penerbangan domestik dan rute internasional ke sejumlah tujuan yang dilayani oleh sejumlah maskapai, yaitu Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, Lion Air, Kalstar, serta Trigana. Total penerbangan rata-rata per hari ialah 64 penerbangan. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Voucher Netflix di Alfamart, Berikut Cara Beli dan Cara Pakainya

Harga Voucher Netflix di Alfamart, Berikut Cara Beli dan Cara Pakainya

Whats New
5 Cara Cek Tarif Tol di Indonesia dengan Mudah dan Praktis

5 Cara Cek Tarif Tol di Indonesia dengan Mudah dan Praktis

Whats New
Viral Video Petani Sawit Jual TBS ke Malaysia, Ini Respons Mendag Zulhas

Viral Video Petani Sawit Jual TBS ke Malaysia, Ini Respons Mendag Zulhas

Whats New
Viral 'Lowongan Buzzer' untuk Tingkatkan 'Rating' MyPertamina, Ini Respons Pertamina

Viral "Lowongan Buzzer" untuk Tingkatkan "Rating" MyPertamina, Ini Respons Pertamina

Whats New
Bos BPJS Kesehatan: Rumah Sakit Sekarang Jauh Lebih Nyaman karena BPJS Tidak Punya Utang

Bos BPJS Kesehatan: Rumah Sakit Sekarang Jauh Lebih Nyaman karena BPJS Tidak Punya Utang

Whats New
Komisi VI DPR RI Setujui PMN BUMN Senilai Rp 73 Triliun

Komisi VI DPR RI Setujui PMN BUMN Senilai Rp 73 Triliun

Whats New
Sepanjang Juni 2022, 264 Pesawat Dilaporkan Batal Mendarat di Indonesia

Sepanjang Juni 2022, 264 Pesawat Dilaporkan Batal Mendarat di Indonesia

Whats New
Lelang SUN Besok, Pemerintah Patok Target Kantongi Rp 15 triliun

Lelang SUN Besok, Pemerintah Patok Target Kantongi Rp 15 triliun

Whats New
Sejumlah BUMN Bakal 'Diguyur' PMN, Ini Rincian yang Disetujui Komisi VI DPR

Sejumlah BUMN Bakal "Diguyur" PMN, Ini Rincian yang Disetujui Komisi VI DPR

Whats New
Mendag Zulhas: Minyak Goreng Curah Sudah Rp 14.000, Banyak Tersedia...

Mendag Zulhas: Minyak Goreng Curah Sudah Rp 14.000, Banyak Tersedia...

Whats New
Indonesia Perlu Antisipasi Dampak Resesi Ekonomi AS, Ini Saran Ekonom

Indonesia Perlu Antisipasi Dampak Resesi Ekonomi AS, Ini Saran Ekonom

Whats New
Uji Coba Kereta Pembangkit Pakai LNG, Efisiensi Bisa Sampai 37 Persen

Uji Coba Kereta Pembangkit Pakai LNG, Efisiensi Bisa Sampai 37 Persen

Whats New
Minta Modal Rp 73,6 Triliun, Erick Thohir: Kami Pastikan PMN Ini Membawa Hasil yang Baik

Minta Modal Rp 73,6 Triliun, Erick Thohir: Kami Pastikan PMN Ini Membawa Hasil yang Baik

Whats New
Investor Butuh 3 Hal Ini agar Mau Masuk ke RI, Apindo: Jangan Tiap Ganti Menteri, Ganti Aturan...

Investor Butuh 3 Hal Ini agar Mau Masuk ke RI, Apindo: Jangan Tiap Ganti Menteri, Ganti Aturan...

Whats New
Erick Thohir Targetkan Total Dividen BUMN Capai Rp 50 Triliun pada 2024

Erick Thohir Targetkan Total Dividen BUMN Capai Rp 50 Triliun pada 2024

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.