Menteri Susi Didukung Rizal Ramli untuk Lawan Mafia Pencuri Ikan

Kompas.com - 05/04/2016, 14:14 WIB
Menteri Koordinator Bidang Maritim Rizal Ramli menyampaikan pandangannya dalam bidang ekonomi saat berkunjung ke kantor Tribun di Jakarta, Kamis (7/1/2016). TRIBUN / DANY PERMANAMenteri Koordinator Bidang Maritim Rizal Ramli menyampaikan pandangannya dalam bidang ekonomi saat berkunjung ke kantor Tribun di Jakarta, Kamis (7/1/2016).
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Kelautan dan Perikanan (MKP) Susi Pudjiastuti mendapatkan dukungan dari koleganya di pemerintahan untuk terus menerbitkan aksi penangkapan ikan secara ilegal, yakni Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli.

Rizal Ramli usai menyaksikan penenggelaman 23 kapal ikan asing, menyampaikan kesannya terhadap proses pemusnahan kapal pencuri ikan.

"Saya baru pertama ini melihat proses peledakkan kapal. Sampai sekarang, total ada 174," kata Rizal di Jakarta, Selasa (5/4/2016).

Dia menuturkan, langkah yang diambil menteri asal Pangandaran itu memang kontroversial. Tapi manfaatnya sangat jelas.

"Sebelumnya banyak sekali kapal asing dibekingin oleh orang-orang kuat Indonesia, nyolong ikan kita dan merugikan negara banyak sekali puluhan miliar dollar. Tapi setelah Bu Susi jadi menteri, dia dengan ketetapan hati, tidak peduli bekingnya siapa, dia tangkap dan tenggelamkan dengan bantuan dari TNI AL, Polri dan Kejaksaan," tutur Rizal.

Setidaknya ada dua dampak yang bisa dilihat dari proses pemberantasan aksi illegal fishing. Pertama, tangkapan ikan nelayan tradisional lebih banyak dibandingkan 1-1,5 tahun yang lalu.

"Saya di Sibolga sekitar 3 bulan yang lalu, biasanya nelayan tradisional di situ hanya menangkap 200 ton per hari. Saya kunjungi lagi nangkap 400 ton per hari. Dan itu terjadi di mana-mana. Memang di Jawa dampaknya tidak sebesar di Indonesia Timur dan Sumatera," kata Rizal.

Kedua, lanjutnya, negara-negara tetangga yang selama ini memiliki industri perikanan di mana sebagian bahan bakunya merupakan ikan curian dari Indonesia, sekarang hampir semua mengalami kesulitan.

"Tapi dari segi yang lain, ini adalah momentum yang diciptakan Ibu Susi untuk membangun industri perikanan Indonesia. Karena selama ini tangkap, curi, bawa keluar. Sama dengan pengelolaan SDA lainnya sedot, ekspor," ucap Rizal.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penetapan NIP CPNS, Ini Dokumen-dokumen yang Wajib Diunggah

Penetapan NIP CPNS, Ini Dokumen-dokumen yang Wajib Diunggah

Whats New
Bandara Soekarno-Hatta Catat Rekor Jumlah Penumpang Tertinggi Selama Pandemi

Bandara Soekarno-Hatta Catat Rekor Jumlah Penumpang Tertinggi Selama Pandemi

Whats New
Harga Rp 300 Jutaan, Ini Lelang Rumah 2 Lantai di Bogor dan Tangerang

Harga Rp 300 Jutaan, Ini Lelang Rumah 2 Lantai di Bogor dan Tangerang

Spend Smart
Terus Merugi, Boeing Dikabarkan Bakal PHK 7.000 Karyawan

Terus Merugi, Boeing Dikabarkan Bakal PHK 7.000 Karyawan

Whats New
Telkom Hadirkan SEA Today, Ririek: Semoga Kanal Ini Bawa Indonesia Mendunia

Telkom Hadirkan SEA Today, Ririek: Semoga Kanal Ini Bawa Indonesia Mendunia

Whats New
Libur Panjang, Ini Jumlah Kendaraan yang Tinggalkan Jakarta dalam 2 Hari

Libur Panjang, Ini Jumlah Kendaraan yang Tinggalkan Jakarta dalam 2 Hari

Whats New
5 Rumah di Bekasi Dilelang Online, Harga Mulai Rp 120 Juta

5 Rumah di Bekasi Dilelang Online, Harga Mulai Rp 120 Juta

Spend Smart
Sidak Lapangan, KKP Ingin Pelaku Ekspor Benih Lobster Taati Aturan

Sidak Lapangan, KKP Ingin Pelaku Ekspor Benih Lobster Taati Aturan

Whats New
Perhatikan 3 Hal Ini Saat Transaksi Elektronik

Perhatikan 3 Hal Ini Saat Transaksi Elektronik

Spend Smart
Menkop Teten: UU Cipta Kerja Buka Ruang Konsolidasi Data Tunggal Koperasi dan UMKM

Menkop Teten: UU Cipta Kerja Buka Ruang Konsolidasi Data Tunggal Koperasi dan UMKM

Whats New
Upah Minimum Tak Naik, Tahun Depan Subsidi Gaji Berlanjut?

Upah Minimum Tak Naik, Tahun Depan Subsidi Gaji Berlanjut?

Whats New
Turun Rp 12.000, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Turun Rp 12.000, Simak Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Earn Smart
Teguran hingga Diberhentikan, Sanksi untuk Kepala Daerah yang Tak Ikuti SE Upah Minimum

Teguran hingga Diberhentikan, Sanksi untuk Kepala Daerah yang Tak Ikuti SE Upah Minimum

Whats New
Omzet Terpukul Pandemi, Pengusaha Minuman Ini Banting Setir Jual Ikan Cupang

Omzet Terpukul Pandemi, Pengusaha Minuman Ini Banting Setir Jual Ikan Cupang

Smartpreneur
BLT UMKM Diperpanjang, Kemenkop UKM Minta Pemda Lakukan Ini

BLT UMKM Diperpanjang, Kemenkop UKM Minta Pemda Lakukan Ini

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X