Kompas.com - 08/04/2016, 13:55 WIB
Ilustrasi rupiah ThinkstockIlustrasi rupiah
|
EditorJosephus Primus

JAKARTA, KOMPAS.com — Nilai tukar saat ini sudah berada pada kisaran Rp 13.200 per dollar AS. Kurs tengah Bank Indonesia (BI) pun mencatat nilai tukar Rp 13.169 per dollar AS, menguat setelah sebelumnya mencapai Rp 13.197 per dollar AS.

Gubernur BI Agus DW Martowardojo mengatakan, nilai tukar rupiah saat ini dinilai sudah jauh lebih stabil. Hal tersebut didukung perekonomian dalam negeri yang menunjukkan arah perbaikan.

"Rupiah sekarang sudah jauh lebih stabil karena ekonomi dalam negeri menunjukkan perbaikan dan didukung ekonomi dunia yang lebih stabil," kata Agus di Kantor Kementerian Keuangan, Jumat (8/4/2016).

Agus menuturkan, sistem keuangan dunia yang stabil ini tidak terlepas dari kebijakan bank sentral AS Federal Reserve. Pasalnya, The Fed tidak menaikkan suku bunga acuannya terlalu agresif. "Bahkan statement-nya menunjukkan tidak akan terlalu agresif," ungkap Agus.

Adapun kondisi lain yang turut memengaruhi pergerakan nilai tukar rupiah antara lain harga komoditas dunia yang cenderung masih menurun. Selain itu, harga minyak mentah dunia juga masih dalam kisaran yang rendah.

"Stance kebijakan moneter dari beberapa negara maju lainnya juga terus melonggarkan, bahkan memberlakukan suku bunga negatif," ujar Agus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X