Manjakan Nasabah, Bank Danamon Perkuat Sistem Keamanan TI

Kompas.com - 08/04/2016, 20:00 WIB
Bank Danamon Dok DanamonBank Danamon
Penulis Aprillia Ika
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Danamon Tbk, salah satu perbankan swasta nasional, memiliki misi untuk menjadi institusi keuangan terkemuka di Indonesia.

Bank Danamon berencana mencapai misi ini dengan menjadi organisasi customer–centric, yakni memberikan pelanggan mereka produk di saat yang tepat dimana mereka membutuhkannya.

Bank Danamon berencana memberikan produk kepada berbagai segmen pelanggan dengan nilai rekomendasi yang unik, berpusat pada keunggulan penjualan dan layanan.

Dalam hal ini, teknologi memainkan peranan penting. “Teknologi harus selaras dengan strategi bisnis kita untuk memastikan bahwa kita mencapai tujuan bisnis,” kata Suryadi Leung, Manajer Customer Care untuk Integrated Risk dan Compliance di Bank Danamon.

Mengingat besarnya jumlah data pelanggan dianalisa untuk memenuhi pemasaran pelanggan yang mumpuni, keamanan data adalah bagian penting dari operasi Bank Danamon.

Oleh sebab itu, Bank Danamon kemudian melakukan modernisasi teknologi informasi dengan menggunakan SAS® Analytics Pro server.

Sebagai contoh, departemen risk menggunakan SAS untuk membuat laporan bulanan yang harus diberikan kepada manajemen dan pembuat kebijakan. Laporan ini harus diberikan tepat waktu.

Bank bisa dengan lebih baik dalam menyatukan data untuk portofolio pelaporan dan membuat pelaporan yang lebih komprehensif dengan mengatur data agar sesuai dengan format data. Danamon bisa mengotomatisasi pelaporan sesuai tenggat waktu pembuat kebijakan dan memastikan hasil yang akurat.

Ada lebih dari 70 pengguna SAS dari berbagai lini bisnis (LOB), termasuk consumer, kartu kredit, perbankan mikro, audit, risk dan KPR.

Sebelumnya, setiap LOB memiliki database masing-masing, dan database itu dianalisa tanpa koordinator tunggal.

Karena Danamon membidik peningkatan keamanan data dan keunggulan operasional, manajemen memilih SAS Analytics Pro server, SAS Integration Technologies, SAS/ACCESS® dan SAS® Enterprise Guide® untuk menghemat waktu dan mengurangi biaya.

Suryadi mengatakan, “Versi server 30%-40% lebih cepat dibandingkan versi desktop. Dan untuk departemen teknologi informasi, solusi ini memiliki fleksibilitas dan kemudahan yang dibutuhkan agar mampu mengeksploitasi dan mengintegrasikan intelijensi SAS dengan arsitektur yang ada.”

Kompas TV Perbankan Dukung UMKM Digital



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X