Menkeu: Realisasi Lifting Minyak di Bawah Target

Kompas.com - 11/04/2016, 14:13 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Hingga Maret 2016 realisasi rata-rata lifting minyak mencapai 785.000 barel per hari (bph).

Angka ini lebih rendah dari target dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016 yang mencapai 830.000 bph.

Menteri Keuangan Bambang PS Brodjonegoro menyampaikan realisasi APBN 2016 dalam rapat kerja dengan Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Jakarta, Senin (11/4/2016).

Meski realisasi lifting minyak di bawah target, namun lifting gas lebih tinggi. "Rata-rata lifting gas mencapai 1,2 juta barel setara minyak per hari," kata Bambang.

Adapun rata-rata harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Prices (ICP) hingga Maret 2016 hanya 30 dollar AS per barel. Angka realisasi ini pun jauh di bawah target dalam APBN 2016 yang sebesar 50 dollar AS per barel.

Ditemui terpisah Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) IGN Wiratmadja Puja mengatakan, pihaknya berupaya agar target lifting migas tidak dikoreksi turun dalam APBN Perubahan 2016.

"Kalau yang di migas, lifting kemungkinan besar kita lagi dalam pembahasan. Semoga tidak perlu berubah. Kalau ICP sedang dalam proses pembahasan dengan Kemenkeu," ucap Wiratmadja.

Kompas TV Harga Minyak Dunia Terus Merosot
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.