Kompas.com - 12/04/2016, 15:10 WIB
Kapal Patroli Cepat - Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) III Jakarta, melakukan uji coba kapal cepat yang diberi nama Ronin, di Satuan Keamanan Laut (Satkamla) Lantamal III, Pulau Pondok Dayung, Jakarta Utara, Senin (3/2/14). Ronin menjadi kapal patroli keamanan yang memiliki kecepatan mencapai 35 knot. Saat ini kapal patroli yang dimiliki Lantamal rata-rata kecepatnya masih dibawah 20 knot. KOMPAS/WAWAN H PRABOWOKapal Patroli Cepat - Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) III Jakarta, melakukan uji coba kapal cepat yang diberi nama Ronin, di Satuan Keamanan Laut (Satkamla) Lantamal III, Pulau Pondok Dayung, Jakarta Utara, Senin (3/2/14). Ronin menjadi kapal patroli keamanan yang memiliki kecepatan mencapai 35 knot. Saat ini kapal patroli yang dimiliki Lantamal rata-rata kecepatnya masih dibawah 20 knot.
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan menerima kapal yang dipesan dari galangan nasional PT Daya Radar Utama.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Heru Pambudi mengatakan, pihaknya nya telah memesan sembilan unit kapal jenis Fast Patrol Boat ke galangan PT Daya Radar Utama guna memperkuat armada patroli Bea dan Cukai di sejumlah daerah di Indonesia.

Kapal-kapal tersebut rencananya akan ditempatkan di Pangkalan Sarana Operasi Bea Cukai Tanjung Balai Karimun sebanyak lima unit dan Pangkalan Sarana Operasi Bea Cukai Pantoloan sebanyak empat unit .

“Kapal ini dipesan untuk memperkuat armada patroli laut Bea dan Cukai di seluruh Indonesia,” kata Heru dalam siaran pers, Selasa (12/4/2016).

Saat ini, Bea dan Cukai telah memiliki 142 unit kapal dengan berbagai tipe dan ukuran yang tersebar di 76 kantor Bea cukai seluruh Indonesia yang mempunyai tugas pengawasan laut dan perairan.

Dengan bergabungnya sembilan unit kapal ini, Bea dan Cukai akan diperkuat dengan 151 armada yang bertugas melakukan pengawasan laut dan perairan.

Sebagai informasi, kapal FPB 28 meter memiliki spesifikasi panjang 28,85 meter,  lebar 6,60 meter, kedalaman 3,9 mete, draft 2,16 meter dan mampu melaju dengan kecepatan maksium 35 knot dengan jumlah crew sebanyak 20 personel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun kapal FPB 38 meter memiliki spesifikasi panjang  38 meter,  lebar 7,30 meter, kedalaman 4,73 meter, draft 2,40 meter dan mampu melaju dengan kecepatan maksimum 30 knot dengan jumlah crew sebanyrak 25 personel.

Direktur Utama PT Daya Radar Utama Amir Gunawan mengatakan, saat diserahkan, kesembilan kapal tersebut sudah melewati seluruh tahapan proses pembangunan sehingga siap dioperasikan guna mendukung operasional  pengawasan laut oleh Bea dan Cukai.

Dia menjelaskan seluruh  kapal tersebut dibangun berdasarkan kontrak yang ditandatangani pada Desember 2013.  

Kesembilan kapal tersebut masing-masing lima unit dengan ukuran 28 meter dan 4 unit dengan ukuran 38 meter.  “Kapal ini siap untuk dioperasikan,” ujar Amir.



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X