Terbitkan KUR Bunga Murah, Bank Jateng “Sentil” BPR

Kompas.com - 15/04/2016, 14:59 WIB
Direktur Utama Bank Jateng, Supriyatno, seusai menghdiri pertemuan pelaku industri jasa keuangan 2016 di Semarang, Selasa (26/1/2016) Kompas.com/Nazar NurdinDirektur Utama Bank Jateng, Supriyatno, seusai menghdiri pertemuan pelaku industri jasa keuangan 2016 di Semarang, Selasa (26/1/2016)
|
EditorAprillia Ika

SEMARANG, KOMPAS.com –Bank Jateng tepis asumsi bahwa mereka menggerus pasar bank Perkreditan Rakyat (BPR) dengan menggelontorkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga 7 persen.

Sebelumnya, beredar kekhawatiran sejumlah BPR di Jawa Tengah, bahwa rendahnya bunga yang diberikan Bank Jateng akan membuat mereka gulung tikar.

Mereka khawatir, nasabah BPR, yang rata-rata segmentasi ekonomi kecil menengah itu, akan beralih ke Bank Jateng, yang memberikan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga 7 persen.

Namun, kekhawatiran ini ditepis oleh Direktur Utama Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah Supriyanto. "Tidak benar itu kami merebut pangsa pasar BPR karena pasar Jawa Tengah sangat luas," kata dia, Jumat (15/4/2016). 

Dia mengatakan, Bank Jateng ingin dengan upaya mereka ini, BPR akan ikut menurunkan bunga kredit sehingga ekonomi bisa lebih berjalan.

Dengan acuan suku bunga satu digit, kata dia, pihak perbankan akan berlomba-lomba menurunkan suku bunga.

Tidak terkecuali termasuk dari BPR yang saat ini masih memberikan bunga yang tinggi kepada nasabah.

Imbasnya masyarakat kecil bisa lebih ringan dalam mengangsur pembayaran. “Suku bunga single digit ini diupayakan, jadi ingin bagaimana nasabah mempunyai bunga lebih murah,” tambah dia.

Aset Bank Jateng saat ini telah tumbuh hingga akhir 2015 mencapai Rp 41 Triliun. Total asetnya meningkat 16,22 persen dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya.

Badan Usaha Milik Daerah ini juga meraup laba mencapai Rp 254 miliar. Peluncuran KUR yang rendah ini, lanjut Nano, juga dinilai tidak akan merugikan perusahaan.

Sebab, telah ada kajian yang matang sebelum kebijakan pengeluaran suku bunga tujuh persen diterbitkan. “Ini KUR tahap awal, dan ini tidak rugi, karena bank ini bank pembangunan. Jadi, kami membangun baru baru mencari laba,” imbuhnya.

Sejauh ini, dari 3.125 permohonan pengajuan yang dibuka sejak 28 Maret 2016, uang yang telah disalurkan sebanyak Rp 43 miliar dari alokasi pagu Rp 350 miliar.

Kompas TV Perbankan Mulai Turunkan Bunga Kreditnya

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X