Pemerintah Dukung Penuh Pembangunan 10 Pabrik Gula untuk Kurangi Impor

Kompas.com - 19/04/2016, 15:31 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

JAKARTA, KOMPAS.com - Produksi gula lokal dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri, sehingga pemerintah harus mengimpor gula dari beberapa negara seperti Thailand, Australia, dan Singapura.

Menyikapi hal ini, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut pemerintah mendukung sepenuhnya rencana pembangunan 10 pabrik gula baru, serta pengembangan pabrik gula tua.

"Rencana mengembangkan pabrik gula 10 unit di seluruh Indonesia. Rencana di Sulawesi Tenggara, daerah Kalimantan kalau ada yang cocok iklimnya, kemudian eksisting yang ada," papar Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa (19/4/2016).

Sampai saat ini, pembangunan pabrik gula baru yang baru dimulai berada di daerah Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB). Lahan seluas 15.000 hektar akan mendukung pabrik gula baru di wilayah Indonesia tengah.

Dengan upaya pembangunan pabrik serta pembukaan lahan baru tersebut diharapkan mampu mengurangi impor gula.

"Sekarang sudah ada Dompu, sebentar lagi mungkin sudah giling 6.000 hektar. Akan mengembangkan sampai 10.000 sampai 15.000 hektar," ujar Amran.

Amran menjelaskan pemerintah tidak memiliki dana besar untuk membangun pabrik gula baru, sehingga perlu untuk mengundang investor membangun pabrik gula nasional.

Untuk membangun 1 pabrik gula baru, setidaknya memerlukan investasi Rp 5 triliun.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X